Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pimpinan PPP dan Demokrat Merasa Prihatin Kader Pindah ke PSI 

Umar • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:19 WIB
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berpose dengan sejumlah tokoh senior eks partai lain saat pengukuhan pengurus DPW PSI NTB, Sabtu lalu (2/5).
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berpose dengan sejumlah tokoh senior eks partai lain saat pengukuhan pengurus DPW PSI NTB, Sabtu lalu (2/5).

LombokPost – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah menjadi tempat "penampungan" eks kader senior dari partai lain.

Di antara yang ramai disorot adalah kepindahan tokoh senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) TGH Hazmi Hamzar.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP NTB H Muzihir menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi resmi terkait pindahnya TGH Hazmi Hamzar ke PSI. 

Baca Juga: Tiga Eks Pentolan PDIP NTB Loncat ke PSI 

"Sampai saat ini beliau (TGH Hazmi Hamzar, Red) belum menyatakan keluar secara resmi dari PPP," kata Muzihir, Senin (11/5).

Disampaikan, pilihan partai adalah hak politik setiap orang. Muzihir mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melarang kadernya pindah partai karena itu menjadi hak pribadi setiap individu.

"Tapi kalau benar beliau keluar dari PPP dan pindah ke PSI tentu kami sangat menyayangkan. Mengingat beliau adalah kader senior di PPP," ujar Muzihir.

Baca Juga: Muzihir Klaim Muscab 10 DPC PPP Tuntas, Ketua DPC yang di-Plt-kan Melawan 

Usai kepindahannya, TGH Hazmi Hamzar didapuk sebagai Dewan Pembina PSI.

Tokoh asal Lombok Timur itu dikenal luas sebagai politisi kawakan yang sudah menjabat sebagai anggota DPRD NTB selama enam periode dari PPP.

Nah, meski tidak secara resmi menyatakan mundur, secara otomatis keanggotaan TGH Hazmi di PPP akan dinonaktifkan.

Baca Juga: Lantik Pengurus PSI se-NTB, Kaesang Minta Kader Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat NTB

"Kalau dia loncat ke partai lain, otomatis keluar dari keanggotaan PPP," tegas Muzihir.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPD Demokrat NTB Syamsul Fikri tidak mau ambil pusing dengan kepindahan sejumlah kader utama ke PSI.

Diketahui dua pentolan kader Demokrat yang pilih hengkang ke PSI adalah Ahmad Ziadi dan Mohammad Rais Ishak. Rais Ishak adalah mantan anggota DPRD NTB dari Fraksi Demokrat.

Baca Juga: Kaesang Lantik Pengurus DPW dan DPD PSI se-NTB Hari Ini, Ada Mantan PDIP, NasDem, Demokrat dan PPP

"Keduanya adalah kader inti Partai Demokrat. Tapi kami sangat menghargai. Saya sebagai Wakil Ketua I Bidang OKK dan Bapilu menghormati karena dalam politik itu tidak ada nilai kepuasan bagi setiap kader," kata Fikri.

Meski merasa prihatin, Fikri tetap menghormati pilihan politik setiap orang untuk bergabung ke partai politik mana pun.

Menurutnya dalam proses kaderisasi ada kader yang keluar dan masuk itu merupakan hal biasa dan lumrah.

Baca Juga: DPP Buka Peluang Tokoh Baru Pimpin Demokrat NTB, Sekjen Minta Kader Lama Tak Merasa Terancam

"Keluar masuk kader biasa terjadi. Tetapi sebagai orang yang pernah sama-sama jadi kader, saya tentu prihatin ya," ungkap anggota DPRD NTB itu. 

Editor : Kimda Farida
#Muzihir #PPP #Partai Solidaritas Indonesia (PSI) #Syamsul Fikri #Partai Demokrat