Dewan Komisi II Dorong Himbara dan BUMD Bantu Pulihkan Sade

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:52 WIB
Megawati Lestari
Megawati Lestari

 

LombokPost-Kebakaran hebat yang melanda Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menyisakan duka mendalam. Seratusan rumah khas Suku Sasak hangus terbakar. Namun, musibah tersebut tidak boleh memadamkan masa depan pariwisata dan kebudayaan Sade.

Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB Megawati Lestari meminta pemulihan kawasan adat itu dilakukan secara bersama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri.

“Desa Sade boleh berduka hari ini, tetapi Desa Sade tidak boleh kehilangan masa depannya,” kata Megawati usai rapat di kantor DPRD NTB, Senin (24/8).

Politisi Partai Golkar itu mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam proses pemulihan. Mulai dari pemerintah, perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BUMD, hingga dunia usaha.

Menurutnya, dukungan sektor perbankan dan swasta penting karena Sade merupakan salah satu pusat ekonomi dan pariwisata NTB. Aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut juga telah mengikuti perkembangan transaksi digital.

“Penggerak ekonomi pariwisata di Desa Sade rata-rata transaksinya sudah menggunakan sistem pembayaran QRIS di artshop-nya,” jelasnya.

Baca Juga: Jaga Rumah Adat, Desa Wisata Sasak Ende Perkuat Mitigasi Bencana

Karena itu, Megawati menilai Himbara dan dunia usaha perlu hadir memberikan dukungan nyata. Terutama untuk membantu masyarakat memulihkan aktivitas ekonomi setelah kebakaran.

Ia juga mendorong keterlibatan lembaga keuangan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), dalam membantu pembangunan kembali fasilitas umum. Salah satunya fasilitas tempat ibadah di kawasan Sade.

Di sisi lain, Megawati mengingatkan agar proses restorasi tidak menghilangkan karakter asli Desa Sade. Pemulihan tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik. Tokoh adat dan masyarakat setempat harus dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Kebakaran melalap bangunannya, tetapi tidak boleh merenggut jati diri dan nilai-nilai budaya Sade,” tegas legislator Dapil NTB 8 Lombok Tengah tersebut.

Baca Juga: Sade Direkonstruksi Lebih Aman tanpa Hilangkan Identitas

Ia meminta tata ruang dan arsitektur tradisional tetap dipertahankan. Termasuk penggunaan kayu, bambu, berugak, serta atap ilalang khas Sasak.

Megawati berharap proses pemulihan dapat dilakukan secepatnya. Gotong royong lintas sektor dinilai penting agar kawasan wisata dan ekonomi kreatif masyarakat Sade segera kembali bangkit.

“Yang harus dibangun kembali bukan hanya bangunannya, tetapi juga kehidupan dan ekonomi masyarakatnya,” pungkasnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
desa adat DPRD NTB Sade Himbara Megawati Lestari