
LombokPost - Yayasan Metro Insan Mulia (MIM Foundation) menyatakan kesiapannya membantu pendanaan pembangunan kembali masjid di Desa Wisata Sade, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang terbakar beberapa waktu lalu.
Direktur MIM Foundation Romi Saefudin mengatakan, pihaknya telah mendapat amanah dari seorang donatur untuk membantu pembangunan masjid tersebut.
"Insyaallah kita dari MIM Foundation kemarin dapat amanah dari hamba Allah terkait dengan masjid," katanya kepada media, Rabu (26/8).
Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026, Riders Parade Lombok Hadirkan hingga 10 Pembalap
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal terkait rencana pembangunan kembali masjid tersebut.
Menurutnya, desain masjid nantinya akan dikembalikan mengacu pada desain awal dengan melibatkan akademisi dari Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
"InsyaAllah nanti akan didesain dulu sesuai dengan desain awal. Dalam hal ini yang akan mendesain adalah Unram dan UGM. Pasca itu baru kami masuk," ujarnya.
Dari hasil pengecekan di lokasi, kata Romi, luas masjid diperkirakan sekitar 12 x 25 meter. Sebagian besar konstruksi direncanakan menggunakan material kayu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan mitigasi risiko kebakaran.
Terkait besaran anggaran, Romi belum dapat menyebutkan nominalnya. Namun, pihaknya memastikan kebutuhan pembangunan masjid akan disiapkan dengan mengacu pada standar harga pemerintah.
"Kalau anggaran kami belum bisa sebutkan. Tetapi kalau luas bangunan itu sekitar 15 x 15, itu sudah bisa terbaca. Ada satuan harga pemerintah yang akan digunakan. Yang jelas, untuk masjidnya InsyaAllah kita siapkan," katanya.
Selain pembangunan masjid, MIM Foundation sebelumnya juga telah turun langsung memberikan bantuan makanan siap saji kepada masyarakat dan para pekerja yang berada di lokasi pascakebakaran.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




