Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Enam Desa di Lombok Tengah Terendam Banjir, Terparah di Kuta

Administrator • Sabtu, 30 Januari 2021 | 21:05 WIB
PALING PARAH: Permukiman warga di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, terendam banjir, Sabtu malam (30/1). (ist/lombok post)
PALING PARAH: Permukiman warga di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, terendam banjir, Sabtu malam (30/1). (ist/lombok post)
PRAYA-Enam desa yang berada di tiga kecamatan di Lombok Tengah (Loteng) terendam banjir. Banjir terparah terjadi di Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Di desa itu, ada 16 dusun yang tergenang air bah. Ketinggian air setinggi betis hingga perut orang dewasa.

"Saat ini saya sedang di lokasi di Kuta," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng H Ridwan Makruf pada Lombok Post, melalui sambungan telepon, Sabtu malam (30/1).

Desa lainnya di Kecamatan Pujut yang terendam banjir adalah Desa Mertak, Desa Sukadana, dan Desa Tumpak. Kemudian di Kecamatan Praya Barat air menggenangi Desa Banyu Urip. Terakhir di Kecamatan Praya Barat Daya, air menggenangi wilayah Desa Kabul.

"Laporan sementara paling parah hanya di Desa Kuta," sebut Ridwan.

BPBD Loteng menurunkan kekuatan penuh untuk mengevakuasi warga yang terdampak. Termasuk meminta bantuan dari di Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Loteng. Hanya saja, warga memilih siaga di rumah masing-masing untuk menjaga harta dan benda.

"Khusus banjir di Desa Kabul, kita sudah meminta petugas di Bendungan Pengga untuk mengatur volume air," tandas Kabag Kesra Setda Loteng tersebut. Jika tidak, maka dikhawatirkan akan menimbulkan banjir yang lebih besar dan meluas  ke desa-desa lain.

"Lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika, tepatnya di Dusun Bunut ikut terendam banjir," tambah Babinsa Desa Kuta Serma Saefudin. Kata dia, itu berdasarkan laporan para kepala dusun setempat.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi banjir, pihaknya telah meminta seluruh badan keamanan desa (BKD) bergerak. Termasuk meminta bantuan Satpol PP dan aparat pemerintah desa. (dss/r1) Editor : Administrator
#Lombok Tengah #Kuta Mandalika #Banjir