Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Meriahkan Pesona Bau Nyale 2022, Pemkab Loteng Akan Undang Artis Ibu Kota

Rury Anjas Andita • Rabu, 19 Januari 2022 | 11:00 WIB
PANTAI KUTA: Keindahan pantai Kuta di Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah ini, tidak pernah pudar, wisatawan tetap berdatangan, Sabtu (2/2) lalu.
PANTAI KUTA: Keindahan pantai Kuta di Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah ini, tidak pernah pudar, wisatawan tetap berdatangan, Sabtu (2/2) lalu.
PRAYA-Sederetan event Pesona Bau Nyale di Lombok Tengah mulai disiapkan. Agar lebih meriah, pemkab akan mengundang artis ibu kota. Pilihannya ada tiga yakni Band Ungu, Setia Band, atau Slank. Untuk memastikannya, dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembahasan kembali.

Photo
Photo


“Karena saat World Superbike (WSBK) ada sederetan artis ibukota yang hadir,” kata Bupati Loteng HL Pathul Bahri saat memimpin rapat persiapan Pesona Bau Nyale di kantor bupati, Selasa (18/1).

Saat WSBK, tidak ada satu penonton yang terpapar pandemi Covid-19. Termasuk, urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Untuk itulah, pemkab akan meniru. “Apalagi kita sudah mencapai 90 persen vaksinasi dosis pertama,” ujar Pathul dihadapan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Loteng H Lendek Jayadi, para pejabat forkapimda dan para camat se-Loteng.

Untuk vaksinasi dosis kedua masih berjalan. Bagi Pathul, pentas hiburan rakyat lewat artis ibu kota tersebut, sebagai upaya pemerintah menggairahkan ekonomi masyarakat, setelah diterpa pandemi.

Terlebih, ada juga sederetan event-event ikutan lainnya. “Sebut saja, ada pemilihan Putri Mandalika yang digelar dari 12-17 Januari di kantor bupati,” sambung Kepala Dinas Budpar Loteng H Lendek Jayadi di tempat yang sama.

Kemudian lomba bepaosan tingkat pemula 18-19 Februari di kantor bupati. Belancaran 19-20 Februari di Pantai Kuta, peresean 18-20 Februari di Pantai Kuta dan Pantai Selong Belanak, malam pagelaran seni dan budaya 20 Februari di kantor bupati dan pagelaran wayang kulit 20 Februari di Pantai Torok Aik Belek dan Pantai Selong Belanak.

“Kembali kita gelar event bepaosan 20 Februari di Pantai Tampah dan Pantai Mawun,” papar mantan Kabid Dikmen Dikpora Loteng tersebut.

Selain itu, ada juga betanda 20 Februari di Pantai Dondon. Terakhir 21 Februari aksi bersih-bersih pantai. “Yang pasti, bau nyale kita ini menjadi event dunia. Sehingga dari sekarang mari persiapkan diri,” seru Jayadi.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan dalam pelaksanaannya pemkab tetap mengimbau dan mengingatkan setiap pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya, wajib pakai masker.

“Jika tidak, maka tidak diperkanankan ikut memeriahkan event-event yang dimaksud,” tegasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Loteng #Bau Nyale #pesona indonesia #KEK Mandalika