“Ini menjadi agenda rutin kami,” tandas Kepala SMAN 1 Praya Barat Hairil Anwar, Sabtu (19/8).
Sasarannya, bypass bandara, permukiman warga, masjid dan musala, lapangan sepak bola hingga Bendungan Batujai. Langkah itu, kata Hairil, sebagai bentuk kepedulian lembaga pendidikan membantu pemerintah menjaga kebersihan. Terutama, di sepanjang bypass bandara dekat sekolah. “Seperti yang kami laksanakan hari ini (Sabtu, lalu) aksi bersih-bersih kami kemas lewat jalan sehat,” paparnya.
Setiap peserta wajib membawa karung atau kantong plastik. Begitu terkumpul, sampah diangkut menggunakan truk. Dia menekankan, intinya urusan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama.
“Setiap pekan kami tetap kerahkan organisasi siswa untuk turun,” tandas Hairil.
Pihaknya ingin, setiap tamu-tamu yang turun dari pesawat merasa berkesan. Tidak ada sampah bertebaran dan menumpuk di mana-mana.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Loteng Supardiono memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya bagi mereka yang ikut menjaga kebersihan. Dengan cara, tidak membuang sampah secara sembarangan. Baik di jalan raya, aliran sungai, drainase, apalagi embung atau bendungan dan pantai.
“Kemudian ikut membantu mengangkat sampah-sampah yang ditemukan di lingkungan kita masing-masing. Mohon kerja samanya,” pesannya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita