“Terkait apa langkah selanjutnya, kami serahkan keputusan yang ada ke pimpinan,” kata Kanit Binmas Polsek Praya Barat Aiptu Edy Kurniawan, Jumat (20/1).
Yang jelas, kata Edy, kontek TikTok nenek mandi lumpur dan mandi tengah malam menjadi perbincangan di Polres, Polda NTB bahkan Mabes Polri. Termasuk, pejabat kementerian terkait. Sehingga, pihaknya mengimbau warga memperhatikan etika bermedsos.
“Tapi, saya dan teman-teman polsek turun sebatas datang meninjau saja,” kata Edy.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Dusun Pedek Sadli berharap, kepolisian dan pemerintah memberikan izin terkait kontek TikTok. Bagi Sadli, apa yang dilakukan warganya tidak ada yang melanggar hokum. “Tidak ada yang salah, tidak ada yang dipaksakan dan lain sebagainya. Semuanya murni keinginan masing-masing demi mengubah nasib,” katanya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita