Lanjutkan Pembangunan Jembatan Kidang-Bangket Parak, Pemkab Loteng Anggarkan Rp 7 Miliar
Lestari Dewi• Senin, 5 Februari 2024 | 22:27 WIB
Lalu Rahadian
LombokPost-Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengalokasikan dana Rp 7 miliar untuk melanjutkan pembangunan jembatan penghubung antara Desa Kidang di Kecamatan Praya Timur dengan Desa Bangket Parak di Kecamatan Pujut.
"Kelanjutan pembangunan (jembatan penghubung Desa Kidang-Desa Bangket Parak, red) kita alokasikan Rp tujuh miliar," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng Lalu Rahadian, Minggu (4/2).
Ia mengatakan, tahap awal pembangunan jembatan tersebut dikerjakan pada tahun 2023 dengan menelan anggaran Rp 2,6 miliar untuk pembangunan fondasi jembatan.
Sedangkan, untuk anggaran 2024 dilanjutkan untuk rangka baja atau untuk penyelesaian.
"Target di 2024 ini bisa rampung dan bisa dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat," timpalnya.
Menyinggung proyek pembangunan jembatan tersebut sempat putus kontrak, dibenarkan Rahadian.
Sebab, pihak kontraktor tidak bisa menyelesaikan pembangunan sesuai dengan batas kontrak. Sehingga proyek jembatan tahap pertama tersebut dikerjakan Juli hingga Desember 2023.
Namun, pihaknya mengaku proyek tersebut akan tetap berjalan karena dalam waktu dekat akan dilakukan proses tender untuk melanjutkan proses pembangunan.
"Kita sudah putus kontrak dengan rekanan yang mengerjakan jembatan penghubung Kidang-Bangket Parak dan progres (pembangunan, red) mencapai 61 persen," jelas Rahadian.
Meski putus kontrak, pemerintah memastikan akan tetap melanjutkan pekerjaan hingga nantinya jembatan yang sudah lama didambakan oleh masyarakat bisa tuntas.
Namun nantinya, pihak rekanan yang akan mengerjakan merupakan perusahaan berbeda.
"Jadi kita tender ulang, karena sebelumnya putus kontrak, memang pihak rekanan tidak bisa menuntaskan pekerjaan karena berbagai persoalan salah satunya masalah sosial," pungkasnya. (ewi)