LOMBOKPOST-Mendapat mandat pencalonan dari Partai Golongan Karya (Golkar) menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, eksistensi Wakil Bupati (Wabup) Loteng HM Nursiah kian matang.
Tidak hanya tebar pesona melalui baliho dan spanduk yang terpasang disetiap sudut Gumi Tatas Tuhu Trasna, tim pemenangan pun mulai mengambil simpati dari penghuni dunia maya.
“Semua ini untuk mengetahui seperti apa penjajakan atau popularitas kader yang mendapat mandat dari Partai Golkar,” ucap Wabup Loteng HM Nursiah pada wartawan, Sabtu (27/4).
Ia menuturkan, pada pekan lalu DPD Partai Golkar NTB telah mematangkan persiapan menghadapi Pilkada serentak 2024. Partai berlambang pohon beringin itu mengumpulkan para bakal calon kepala daerah se-NTB di Kota Mataram.
Hadir sejumlah figure seperti Wali Kota Mataram yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTB Mohan Roliskana, Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Bupati Bima Indah Damayanti Putri, Bupati Lobar Sumiatun, dirinya selaku Wabup Loteng dan anggota DPRD NTB Achmad Puaddi.
“Untuk di Pilkada Loteng ini ada dua nama yang muncul dari partai,” imbuh Sekretaris DPC Partai Golkar Loteng ini.
Nursiah sebagai kader partai menegaskan akan taat dengan perintah dan mekanisme partai yang diketuai Airlangga Hartarto tersebut. Sebagai bentuk loyalitas kader terhadap partainya. Sebab itu setiap kader diminta untuk meningkatkan popularitas masing-masing, guna melihat setinggi apa hasil survei kader pencalonan yang bakal diusung atau tidak oleh partai.
“Proses survei ini masih berjalan hingga pekan pertama bulan Mei nanti, seperti apa hasilnya kita serahkan ke Partai Golkar dan partai yang umumkan,” kata mantan Sekda Loteng itu.
Diketahui, belakangan ini nama Nursiah getol disebut-sebut Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri sebagai calon bupati Loteng berikutnya. Sehingga menegaskan langkah politik Bupati Pathul menuju Pilgub NTB, serta dukungan Partai Gerindra sebagai partai koalisi yang linier dari pusat hingga kedaerah.
Nursiah tak menampik dan optimis, langkah ketua DPD Partai Gerindra NTB itu kian mantap meraih kursi nomor satu di NTB. Bukan lantaran dirinya digadang-gadang maju sebagai cabup, tetapi ikhtiar, dukungan dan peluang koalisi antara Gerindra dan Golkar terbuka lebar. “Kita harus optimis dan dukung beliau maju (Pilgub NTB, red),” tegas Nursiah.
Menyinggung siapa yang akan mendampingi Nursiah dalam Pilkada Loteng, diakui belum ada pembahasan termasuk kandidat seperti apa yang diinginkan Nursiah. Meski tak sedikit mulai bermunculan sejumlah nama yang menemui dirinya dan siap menjadi cawabup.
“Tinggal kita pilih saja, tapi tunggu hasil survei dan rekomendasi partai, setelah itu baru dibahas siapa calon pendamping,” terangnya.
Hal serupa juga terjadi pada Ketua DPD Partai Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri sekaligus Bupati Loteng. Pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, sejumlah baliho Partai Gerindra menghiasi Kota Praya.
Dalam baliho bukan saja bertuliskan ucapan terima kasih telah memilih pasangan nomor 02 ini, namun mencantumkan nama Pathul Bahri sebagai calon gubernur NTB. “Wajar namanya juga harapan kader dan partai di daerah, sebagai salah satu bentuk upaya partai menyurvei popularitas kadernya,” singkat Bupati Pathul. (ewi)
Editor : Rury Anjas Andita