Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kantor MTs di Praya Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

Lestari Dewi • Rabu, 15 Mei 2024 | 23:25 WIB
Suasana pemadaman api yang dilakukan petugas Damkartan Loteng pada ruang kantor MTs di Desa Mekar Damai, Praya, Selasa (14/5) malam.
Suasana pemadaman api yang dilakukan petugas Damkartan Loteng pada ruang kantor MTs di Desa Mekar Damai, Praya, Selasa (14/5) malam.

LombokPost-Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah (Loteng) masih menyelidiki penyebab kebakaran pada ruang kantor Madrasah Tsanawiyah di Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, pada Selasa (14/5) malam lalu.

"Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk yang dapat membantu dalam menentukan apakah kebakaran tersebut disengaja atau tidak," ucap Kapolsek Praya Iptu Susan V Sualang yang dikonfirmasi, Rabu (15/6). 

Ia membenarkan, pihaknya telah mendatangi TKP salah satu ruang kantor sekolah Madrasah Tsanawiyah Raudatul Mahrif di Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya.

Mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran, pihaknya langsung merespons laporan dan langsung menuju lokasi.

Di sana, polisi melakukan kordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Loteng. 

Mantan humas Polres Loteng itu menerangkan, kejadian terjadi sekitar pukul 19.44 Wita.

Menurut keterangan saksi, kejadian berawal dimana Abdul Rahim (saksi, red) sedang duduk di pinggir jalan yang jaraknya dari lokasi tempat kejadian sekitar 10 meter.

“Saksi melihat adanya kepulan asap dari bangunan sekolah tersebut, kemudian ia bersama tiga orang temannya mendatangi lokasi. Ada kepulan asap, saksi juga melihat adanya kobaran api disertai suara kaca pecah,” terang Susan.

Para saksi yang melihat kebakaran tersebut langsung berteriak “kebakaran” dan meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk dilakukan upaya pemadaman.

“Tidak lama kemudian dua unit kendaraan dari Damkartan tiba dilokasi untuk melakukan upaya pemadaman api yang dibantu oleh warga, sekitar pukul 20.45 wita kobaran api dapat dipadamkan,” kata dia. 

Beruntung, dari kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun peralatan kantor sekolah seperti satu set komputer dan CPU, satu unit laptop, satu buah sofa ludes terbakar.

Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada namun untuk kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 20 juta," tutup Susan. (ewi) 

 

 

Editor : Marthadi
#Lombok Tengah #Damkartan #Polsek Praya #Polres Loteng #Kebakaran #sekolah madrasah