Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Konon Jadi Pemandian Pejabat dan Noni Belanda, Kolam Wisata Aik Bukak Masih jadi Primadona

Lestari Dewi • Jumat, 28 Juni 2024 | 16:25 WIB
FAVORIT MASYARAKAT: Inilah tampilan kolam pemandian yang menjadi favorit masyarakat dan wisatawan di Kolam Wisata Aik Bukak. (Dewi/Lombok Post)
FAVORIT MASYARAKAT: Inilah tampilan kolam pemandian yang menjadi favorit masyarakat dan wisatawan di Kolam Wisata Aik Bukak. (Dewi/Lombok Post)

LombokPost-Desa Aik Bukak, Lombok Tengah memiliki banyak tempat wisata.

Salah satunya Kolam Pemandian Aik Bukak yang dikenal legendaris.

Setelah dipercantik, wisatawan dan masyarakat lokal kian ramai berdatangan.

Gemercik air terjun buatan yang jatuh ke dasar kolam pemandian bak menjadi musik pengiring kicauan lagu burung-burung yang berada di atas pepohonan.

Menambah suasana syahdu dan menyejukkan bagi siapa saja yang berada di area kolam pemandian Aik Bukak pagi itu.

Kolam pemandian Aik Bukak merupakan wisata tertua di Pulau Lombok.

Konon katanya menjadi lokasi khusus pemandian pejabat dan noni Belanda karena kesegaran air kolam yang bersumber dari mata air pegunungan.

Penampilan kolam wisata Aik Bukak kini jauh berbeda dibandingkan belasan atau puluhan tahun silam.

Anak-anak tangga yang dulu hanya diplester biasa kini berganti batu sikat. Kiri kanan jalan setapak dihiasi lampu-lampu hias dan tanaman cantik.

Pagar besi yang sudah dicat ulang, begitupun balai pertemuan.

Sebelum turun memasuki kawasan, pengunjung dihadapkan dengan area parkir kendaraan yang luas.

Biaya karcisnya sangat terjangkau, orang dewasa dikenakan Rp 7 ribu per orang sedangkan anak-anak Rp 5 ribu per orang.

Selain itu, pengunjung tidak perlu khawatir ada banyak fasilitas umum yang disediakan pengelola.

Mulai dari sejumlah titik toilet umum, balai pertemuan, musala, gazebo, tempat makan dan minum, rute pejalan kaki yang nyaman dan cantik, spot foto  yang instagramable hingga waduk sebagai area pemancingan warga.

“Di atas waduk ini kita sudah buatkan jembatan bagi pejalan kaki yang ingin mengambil foto selfie,” ucap Kepala Desa Aik Bukak Hamdan pada Lombok Post, Kamis (27/6).

Ia menuturkan, setelah adanya tambahan fasilitas ini membuat angka kunjungan wisatawan kian ramai.

Pengunjung yang usai berenang, atau tidak berenang dapat bergeser ke lokasi waduk.

Menyisiri jalan setapak menurun dengan hiasan pohon-pohon bunga nan indah.

Di bawah sana sudah menanti spot tracking yang siap menjadi latar berswafoto.

“Sekarang rata-rata pengunjung yang datang bisa 300-400 saat weekend, untuk per harinya kebanyakan warga lokal kita yang datang menghabiskan waktu sore menghilangkan penat,” bebernya.

Hamdan berharap dengan penataan wisata kolam pemandian Aik Bukak dapat menjadi penunjang sektor pariwisata dan sport tourism di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika meski berada di bagian utara. Serta mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) mengingat pengelola wisata kolam ini adalah Pemda Loteng. (bersambung/r11)

Editor : Kimda Farida
#Loteng #wisata