LombokPost-Sebagai petahana, Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati Loteng HM Nursiah tidak ingin merasa di atas angin dalam menghadapi Pilkada Loteng 2024.
Meski dinilai sangat diuntungkan dari segala sisi dengan modal politik yang kuat.
”Bukan kita merasa di atas angin, namun (kinerja pemerintahan, red) Pathul-Nursiah bisa dilihat, dirasakan dan dinikmati. Meski, tetap juga masih ada kekurangannya,” ucap Wakil Bupati Loteng HM Nursiah pada Lombok Post, Rabu (31/7).
Apa yang disampaikan pengamat politik, kata Nursiah, menjadi referensi Pathul-Nursiah mempersiapkan diri sebaik mungkin pada pesta demokrasi mendatang.
Termasuk bagaimana lawan-lawan politik yang menilai kinerja Pathul-Nursiah belum memuaskan.
”Bagaimana bottom up dan top down program kegiatan, siapapun yang berpendapat sah-sah saja, itu wujud demokrasi dan referensi kami,” ucap mantan Sekda Loteng ini.
Saat ini, Pathul-Nursiah tidak hanya menuntaskan program RPJPD Loteng tahun ini.
Keduanya juga fokus menyusun visi dan misi program yang akan dilakukan pada periode kedua. Tentunya akan disesuaikan dengan dinamika global dan nasional.
”Apa saja yang layak untuk ditingkatkan, program yang sudah bagus kita lanjutkan dan tingkatkan. Yang masih kurang namun butuh perbaikan akan dilanjutkan,” terang Nursiah.
Diketahui, saat ini paket Maiq-Meres II sudah mengantongi surat rekomendasi dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan segera menyusul Partai Golkar dan partai-partai lainnya.
”Dari segi jumlah kursi sudah (mencukupi syarat pencalonan) ada Gerindra dan Golkar, nantinya akan tambah yang lain. Kita lihat segera tambahannya tergantung pembicaraan dan komunikasi dan keputusan bersama,” beber Nursiah.
Menanggapi lawan politik sekaligus kader sesama Golkar yaitu Achmad Puaddi yang maju sebagai calon bupati dan mengantongi surat rekomendasi dari PKS dan PAN adalah wujud ikhtiar menjadi calon kepala daerah.
”Wujud ikhtiar beliau untuk membangun Lombok Tengah,” tukasnya.
Sinyal Kuat Demokrat ke Pathul-Nursiah
Sementara itu, Partai Demokrat hingga kini belum menentukan arah dukungan kepada nama-nama calon kepala daerah.
”Belum ada siapa yang kita dukung, namun kalau mengerucut sudah ada, yang jelas berpasangan,” ucap Ketua DPC Partai Demokrat Loteng Adi Bagus Karya Putra memberi sinyal.
Dari penelusuran Lombok Post, nama-nama calon kepala daerah yang mendaftar secara berpasangan ke partai Demokrat adalah Pathul-Nursiah. Sedangkan yang lain mendaftar secara perseorangan.
”Untuk yang lain-lain masih kita terbuka komunikasinya secara baik. Ada Bang Puaddi, Pak Nursiah, Pak Ruslan, Miq Pathul, Gde Sakti, Pak Masrun. Kalau ada yang klaim ya karena kita berkomunikasi baik semua,” jelasnya.
Partai yang diketuai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini melihat masih ada waktu dalam menentukan jagoan yang akan diusung. Bukan berarti partai jual mahal lantaran punya empat kursi.
Namun, partai Demokrat menginginkan jagoan yang diusung dan didukung langsung mengantongi B1-KWK bukan lagi surat rekomendasi atau surat tugas.
”Sebulan ini masih ada proses penjajakan, kami juga tak mau (buru-buru) karena masih melihat hasil survei terakhir,” kata anggota DPRD Loteng ini.
Selain itu, pertimbangan Partai Demokrat belum memunculkan calon karena belum ada satu pun partai yang mengeluarkan B1-KWK hanya sebatas surat tugas dan rekomendasi.
”Gerindra saja, padahal kadernya (Pathul Bahri, red) keluarkan rekomendasi kok,” cetusnya.
Partai nomor urut 14 pada Pileg ini memastikan, masih membuka peluang sebesar-besarnya kepada siapa saja calon kepala daerah yang akan berkontestasi.
Tidak hanya petahana maupun lawan petahana.
Dengan catatan, sang calon mampu mengakomodir kepentingan partai dan fraksi di DPRD Loteng. Mampu mengakomodir aspirasi dan perjuangan masyarakat.
“Kami ingin ada komitmen-komitmen seperti ini bagi pemerintahan ke depan,” tukas Bagus. (ewi/r11)
Editor : Kimda Farida