LombokPost--Tiga minggu lagi, pelantikan anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng) terpilih periode 2024-2029 dilakukan.
Artinya, akan berakhir pula masa jabatan periode saat ini. Sehingga dipastikan posisi empat kursi pimpinan dewan, berpotensi diisi wajah baru.
Hingga kini, gembar gembor siapa sosok yang akan ditunjuk partai politik (parpol) pemenang belum mencuat. Seperti diketahui, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menduduki kursi pimpinan dewan.
”Apakah nantinya sementara atau langsung definitif, untuk Gerindra sendiri masih sangat misteri. Saya pun tidak tahu apakah tetap menjadi ketua atau kembali menjadi anggota,” kata Ketua DPRD Loteng M Tauhid pada media, Rabu (7/8).
Nantinya, ketua dewan sementara akan memimpin sidang pelantikan dewan terpilih.
Selanjutnya membahas serta mengesahkan tata tertib sebagai acuan untuk membentuk alat kelengkapan dewan (AKD).
”Baru dilanjutkan pelantikan pimpinan dewan definitif, siapa dia ya ditentukan oleh parpol pemenang,” sebut Sekretaris DPC Gerindra Loteng ini.
Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Loteng Muhalip yang dikonfirmasi enggan membeberkan siapa saja nama yang berpotensi menjadi pimpinan.
Meski dirinya digadang-gadang menggantikan posisi M Tauhid sebagai ketua dewan.
”Ah saya tidak mau berkomentar, ketua DPD (Lalu Pathul Bahri, red) saja nanti,” singkatnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKS Loteng Akmalul Hakim mengatakan, hasil Pileg 2024 sukses mengantarkan PKS masuk dalam unsur pimpinan dewan.
Adapun siapa kader yang nanti mengisinya, pihaknya telah mengusulkan dua nama kepada DPW PKS NTB dan DPP PKS.
”Nanti pusat yang menentukan, ada dua nama,” sebutnya.
Adapun kedua nama ini adalah Sekretaris Umum DPW PKS NTB Uhibussa’adi dan Ketua Fraksi DPRD Loteng Ahmad Supli.
Nantinya dari kedua nama dewan terpilih ini yang akan mengisi posisi pimpinan dewan dan ketua fraksi yang baru.
”Tidak hanya jadi dewan terpilih, pertimbangan kami pengalaman atau kapasitas di dewan, jenjang keanggotaan, secara struktural maupun kaderisasi,” kata Akmalul.
Kemungkinan besar partai yang didominasi warna oranye putih itu akan menunjuk satu dari dua nama sebagai wakil ketua.
Meski nantinya saat pelantikan, mereka menjadi pimpinan sementara namun jika acuan surat keputusan (SK) DPP PKS sudah terbit bisa langsung ditunjuk definitif.
”Kalau ada acuannya ya bisa tunjuk definitif, jika belum ya sementara selama pelantikan saja,” tutup dia. (ewi/r11)
Editor : Kimda Farida