LombokPost--Bak layangan, tarik ulur dukungan dihadapi bakal calon bupati Lombok Tengah (Loteng) Ruslan Turmuzi bersama calon wakil bupati Loteng Gede Syamsul Mujahidin (GSM).
Paket ini sebelumnya digadang-gadang mendapat dukungan PAN dengan dua kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan enam kursi, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan satu kursi dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan satu kursi.
Batalnya dukungan PAN, maka jumlah kursi yang seharusnya memenuhi syarat pendaftaran Ruslan-GSM menjadi berkurang. Dari sebelas kursi menjadi sembilan kursi.
Ketua DPD PAN Loteng Marsekan Fatawi mengatakan, partai berlambang matahari putih ini bukan tidak merestui majunya GSM sebagai kader dalam kontestasi Pilkada Loteng.
Namun, pihak keluarga GSM yang tidak merestui.
“DPP PAN bukan tidak merestui, namun pihak keluarga GSM tidak mengizinkan,” sebutnya pada Lombok Post, Jumat (9/8).
Terlepas dari masalah ini, PAN memastikan dukungan bisa saja berlabuh kepada politisi senior Ruslan.
Dengan catatan, Ruslan mengganti calon wakilnya. Sebab, PAN berkomitmen berikan dukungan kepada calon yang memiliki pasangan.
“Kalau nantinya Pak Ruslan ada pasangan baru misalnya, tentu kita sangat terbuka untuk itu (dukung, red),” tegasnya.
Fatawi menepis isu, jika dicabutnya dukungan PAN dari Ruslan-GSM lantaran beralih kepada calon petahana Pathul-Nursiah.
Menurutnya, partai yang diketuai Zulkifli Hasan itu sangat terbuka kepada siapa pun.
Diketahui, batalnya PAN memberikan rekomendasi dalam bentuk B1-KWK ini setelah DPD PAN Loteng menghadap ke DPP PAN untuk rencana awal mengambil B1-KWK.
Namun, DPP tidak memberikan restu lantaran paket Ruslan-GSM tidak mampu memenuhi berbagai keinginan yang disyaratkan DPP.
Bersamaan dengan ini, paket Ruslan-GSM telah menerima SK dukungan dari PPP untuk tampil di Pilkada Loteng 2024.
Penyerahan SK dukungan B1-KWK diberikan Wakil Ketua Umum DPP PPP Hj Ermalena didampingi Ketua DPW PPP NTB Muzihir dan Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri di kantor DPP PPP, Jakarta pada Kamis (8/8).
Sekretaris DPD PPP Loteng Ahmad Sukandi membenarkan kabar tersebut. Namun, penyerahan B1-KWK ini akan diberikan secara resmi kepada paket Ruslan-GSM pada hari Minggu (10/8), di salah satu hotel Kota Mataram. “Benar diberikan B1-KWK,” sebutnya.
Menjadi pertimbangan PPP mendukung paket ini lantaran sudah intens berkomunikasi. Kemudian, melihat pengalaman Ruslan Turmuzi yang sangat matang menjadi anggota DPRD NTB.
Konsep pengembangan Loteng yang ditawarkan Ruslan-GSM juga dinilai sesuai oleh partai berlambang ka'bah ini.
“Potensi kemenangan itu ada,” cetus Sukandi.
Adanya kabar pencabutan dukungan PAN ke Ruslan-GSM, lantaran GSM tidak didukung keluarga, ia meyakini pihak keluarga maupun ormas NW akan memberikan dukungan.
“Pasti mereka akan dukung GSM, tinggal dikomunikasikan kembali baik pihak keluarga, ormas maupun PAN, termasuk Ruslan Turmuzi,” ujarnya.
Terpisah, Ketua DPW PPP NTB Muzihir yang dikonfirmasi tegaskan, keputusan dukung Ruslan-GSM belum final.
Kuat dugaan imbas dari pencabutan dukungan PAN ke Ruslan-GSM, sehingga belum memenuhi jumlah syarat kursi pendaftaran. “Belum final,” singkatnya. (ewi/r11)
Editor : Kimda Farida