Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Desa Wisata Aik Berik Lombok Tengah Raih Runner Up ADWI

Lestari Dewi • Selasa, 19 November 2024 | 10:07 WIB

 

PESONA ALAM: Air terjun Benang Kelambu yang berlokasi di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng. (IVAN/LOMBOK POST )
PESONA ALAM: Air terjun Benang Kelambu yang berlokasi di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng. (IVAN/LOMBOK POST )
 

LombokPost-Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 yang diselenggarakan di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah mengumumkan para juara.

Salah satunya, Desa Wisata Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) dinobatkan sebagai juara kedua untuk kategori Amenitas dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

”Apreasiasi setinggi-tingginya kami berikan pada pemerintah Desa Aik Berik yang telah memfasilitasi kelompok-kelompok wisata untuk mengelola Desa Wisata Aik Berik sehingga pusat mengganjarnya dengan prestasi runner up kategori Amenitas,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya pada wartawan, Senin (18/11).

Sekda berharap, prestasi semacam ini menular desa-desa wisata lainnya.

Potensi desa wisata yang jika terus digali dan dikelola dengan baik dan bagus, bisa menjadi sektor unggulan dalam mengembangkan pariwisata daerah.

”Tidak hanya mengandalkan KEK Mandalika, desa-desa wisata ini harus aktif dan digaungkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Chandra Aprinova mengatakan, untuk menjadi bagian dari ADWI 2024, Kemenparekraf telah menetapkan enam indikator penilaian.

Desa wisata tersebut, harus memiliki daya tarik. Yakni desa wisata dengan keunikan, keautentikan, dan kreativitas yang menjadi daya tarik wisata berupa produk wisata seperti wisata alam, buatan, budaya, dan produk ekonomi kreatif bisa berupa kriya, kuliner, dan fesyen.

Selanjutnya memiliki Amenitas, maksudnya peningkatan standar kualitas amenitas pariwisata dengan standar CHSE melalui fasilitas homestay, toilet, serta fasilitas penunjang pariwisata lainnya.

Kemudian, memiliki Digital, akselerasi transformasi digital melalui pelayanan infrastruktur dan menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata melalui media digital.

Berikutnya, memiliki Kelembagaan dan SDM, maksudnya bahwa pemberdayaan SDM di desa wisata untuk meningkatkan lapangan kerja, dampak ekonomi, serta mendukung kesetaraan gender dalam pelibatan SDM di desa wisata.

Terakhir, resiliensi Pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan dengan memperhatikan isu lingkungan serta memiliki manajemen risiko. (ewi/r11)

Editor : Kimda Farida
#desa #Loteng #ADWI #wisata #Ekonomi #Pariwisata