LombokPost-Proyek penataan taman wisata kota Alun-Alun Tastura, Praya rampung dikerjakan. Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri mengingatkan untuk bersama-sama menjaganya.
”Pemerintah pusat sudah berikan kepercayaan (dengan memberikan anggaran), mari kita jaga bersama-sama taman ini,” ungkapnya di sela-sela peresmian Taman Wisata Kota Alun-Alun Tastura, Praya, Minggu (29/12).
Ia menuturkan, penataan taman ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat atau pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebab itu, bupati menekankan kepada seluruh OPD untuk bersinergi dalam mengembangkan taman Alun-Alun Tastura. Sehingga ekonomi masyarakat terus bergerak dan pengunjung semakin ramai.
”Pedagang juga, tidak hanya berjualan, namun harus juga memikirkan kebersihan,” kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.
Turut menjadi perhatian, sambung bupati, penanganan sampah dan drainase di taman wisata. Penanganan sampah mesti diperhatikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) maupun Dinas Pariwisata. Kemudian kondisi drainase yang kerap meluap saat hujan harus diatensi Dinas PUPR bersama Dinas Perkim Loteng.
Selanjutnya, peran Dinas Perhubungan menghadirkan lampu-lampu di sekitar area agar terang benderang. Bupati tak ingin kondisi taman yang remang-remang dimanfaatkan hal negatif. “Satpol PP juga berperan menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung di sini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Loteng Lalu Sungkul mengatakan, anggaran pembangunan penataan Alun-Alun Tastura Praya ini Rp 5 miliar dari DAK Tematik Kementerian Pariwisata RI. Penataan taman diharapkan bisa menjadi pendukung pengembangan pariwisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
“Semua destinasi wisata harus ditata, sehingga kunjungan wisatawan bisa meningkat di Lombok Tengah,” katanya.
Adapun penataan kawasan seluas 3 hektare (Ha) tersebut antara lain, pembangunan plaza ekonomi kreatif, lapak kuliner, area pengunjung, pembangunan gazebo, lampu taman, toilet dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami berharap ini menjadi tempat tongkrongan modern di Kota Praya. Ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan pariwisata di Mandalika,” tukas mantan Camat Pujut itu. (ewi/r11)
Editor : Akbar Sirinawa