Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Proses Perbaikan Jaringan Pipa Induk PDAM Loteng di Batukliang Butuh Waktu Tiga Hari

Lestari Dewi • Kamis, 13 Februari 2025 | 08:56 WIB
Bambang Supratomo
Bambang Supratomo

Lombok Post--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Lombok Tengah (Loteng) memberikan pelayanan air bergilir terhadap daerah yang terdampak rusaknya jaringan pipa induk sumber mata air Tibu Lempanas, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng.

"Pelayanan tidak terlalu dampak signifikan, meski ada kita ubah pola pelayanannya dengan bergilir hingga kondisi normal kembali," ucap Direktur Utama (Dirut) PDAM Tiara Loteng Bambang Supratomo saat Coffee Morning di salah satu kafe Kota Praya, Loteng, Rabu (12/2).

Ia menjelaskan, curah hujan yang cukup tinggi di kawasan utara Loteng mengakibatkan luapan sungai di Desa Lantan.

Kejadian ini berdampak pada kerusakan jaringan PDAM Loteng yang juga memengaruhi jaringan pipa milik masyarakat.

"Luapan sungai ini cukup besar sehingga memengaruhi kondisi jaringan PDAM. Tidak hanya jaringan PDAM yang tergerus oleh luapan air sungai, tetapi jaringan pipa milik masyarakat juga ikut terdampak," bebernya.

Akibat dari kerusakan jaringan tersebut, kata dia, pelayanan PDAM di tiga kecamatan, yaitu Praya Tengah, Praya Timur, dan Pujut mengalami gangguan.

Namun, Bambang menegaskan bahwa tidak semua pelanggan PDAM di tiga kecamatan tersebut terdampak.

“Sistem jaringan kami tidak bergantung pada satu sumber, melainkan memiliki alternatif sumber lain. Misalnya, di Praya Tengah, dari 3.000 pelanggan tidak semuanya terdampak. Hanya beberapa titik saja yang mengalami gangguan,” jelasnya.

Saat ini, petugas sedang berjibaku memperbaiki pipa sepanjang 15 meter dengan diameter 12 inch tersebut.

Estimasi perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari lagi. Kerusakan ini murni disebabkan oleh bencana alam yang tidak dapat dikontrol.

"Begitu ada permasalahan atau kerusakan walau pun tengah malam petugas kami tetap sigap terjun langsung untuk memperbaikinya biar dampaknya tidak terlalu besar," katanya.

Perlu diingat, setelah dilakukan perbaikan tidak serta merta pelayanan air langsung maksimal.

Teknisi memerlukan normalisasi keranginan agar tidak ada angin di dalam pipa yang dapat menyumbat aliran air.

Proses ini memerlukan waktu sedikitnya satu atau dua hari setelah perbaikan.

"Kalau kabel kan jika ada yang konslet, tinggal matikan gardunya, sambung kabel langsung nyala. Nah ini, setelah kita sambung pipa perlu hilangkan udara di dalam pipa," cetus Bambang. (ewi)

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #bocor #PDAM Loteng #batukliang utara #Desa Lantan #Pipa