LombokPost--Rencana pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur akan melintasi Lombok Tengah.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di Pulau Lombok.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng Lalu Wiranata menyebut, rencana pembangunan jalan tol ini akan dibangun dalam periode Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.
Informasi dari Bapeda NTB, pembangunan jalan akan memakai jalan-jalan yang sudah ada.
“Nah, untuk di Lombok Tengah yang terkena itu jalan bypass di Labulia hingga BIL dan Teruwai. Teruwai ini nanti akan dibikin jalan baru,” ungkap dia, Minggu (29/6).
Namun, sambungnya, belum diketahui jenis jalan tol apa yang akan dibangun.
Apakah jalan tol berbayar atau gratis.
Saat ini, pemerintah daerah masih fokus persiapan lahan yang akan dipakai mengingat jalan tol melintasi kawasan Teruwai.
“Lumayan ya, dari arah Teruwai ke timur itu sekitar enam kilometer (Km) jalan baru. Pembebasan lahannya mungkin sharing antara pusat, pemprov dan pemda,” kata Miq Wir akrab disapa.
Rencana pembebasan lahan ini masih menunggu arahan dari pemprov NTB. Yang jelas akan menjalani tahapan pra Fisibility Study (FS) atau uji kelayakan, FS, trase jalan, Detail Engineering Design (DED), dan kegiatan pembangunan.
“Kita harapkan ini juga segera terealisasi,” cetusnya.
Jalan tol ini diperkirakan akan membentang sepanjang 82 Kilometer dan membutuhkan anggaran sekitar Rp 22 triliun.
Rencananya, proyek ini akan dimulai pada tahun 2025 dan ditargetkan selesai pada tahun 2031.
Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi di Pulau Lombok.
Pemprov NTB telah melakukan studi kelayakan dan penyusunan desain dasar untuk proyek ini.
Terdapat tiga opsi trase yang dipertimbangkan, salah satunya adalah jalur tengah yang melewati Praya, Lombok Tengah. Selain itu, ada juga opsi melalui jalur utara dan jalur selatan.
Pembangunan jalan tol ini akan menjadi proyek infrastruktur yang signifikan bagi NTB dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. *
Editor : Kimda Farida