Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ambil Paket Ganja di Kantor Ekspedisi, Oknum Mahasiswa Dibekuk TNI

Lestari Dewi • Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:50 WIB
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (kiri) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi setempat, Selasa (12/8)
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (kiri) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi setempat, Selasa (12/8)

LombokPost-Hendak mengambil paket di kantor ekspedisi, seorang mahasiswa berinisial MAR (21 tahun) dibekuk anggota TNI.

Diduga paket yang diambil warga asal Desa Semparu, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah ini berisi ganja kering seberat 488 gram.

Danramil 1620-03/Kopang Kapten Inf Gontang mengatakan, pengungkapan paket ganja itu berawal adanya informasi pengiriman paket berisi ganja dari Medan, Provinsi Sumatera ke Desa Semparu, Lombok Tengah.

Berdasarkan informasi ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak jasa ekspedisi dan penangkapan direncanakan terhadap pemilik atau penerima paket dengan cara control delivery.

“Pada hari Sabtu (9/8) saya ditelepon dari tim intel bahwa ada informasi kiriman (ganja, red) dari Sumatera menuju Semparu. Karena wilayah, saya langsung mengecek ke jasa ekspedisi dan meminta apabila ada kiriman dari Medan agar barang ditahan dulu,” ungkapnya pada wartawan, Selasa (12/8).

Dia menjelaskan, paket berisi ganja yang dicurigai tersebut datang pada Selasa (12/8) pukul 14.00 Wita.

Pihaknya yang mendapat informasi dari pihak jasa ekspedisi langsung menuju kantor jasa ekspedisi.

Tidak berselang lama, seorang laki-laki datang menghampiri karyawan ekpedisi untuk mengambil paket.

“Saat itu juga, kami melihat dan menanyakan barang yang datang dan meminta terduga pelaku membuka paket. Setelah dibuka ternyata memang benar berisikan narkotika ganja seberat 488 gram,” jelasnya. 

Untuk menyamarkan isi paket, kata Gontang, ganja kering ratusan gram itu sengaja dikemas satu paket dengan barang berbentuk knalpot racing.

Pada bungkus paket tersebut tertulis knalpot racing untuk mengecoh petugas ekspedisi.

“Modusnya beli barang berbentuk kenalpot racing. Dan memang betul barang yang datang knalpot racing,” tambahnya. 

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti menambahkan, pihaknya hanya sebatas mengamankan barang bukti dan terduga pelaku. Selanjutnya, TNI akan menyerahkan kasus tersebut ke Polres Lombok Tengah untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (tengah) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi, Selasa (12/8)
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti (tengah) mengamankan oknum mahasiswa inisial MAR saat menjemput paket berisi ganja seberat 488 gram di kantor ekspedisi, Selasa (12/8)

“Kita hanya memastikan dan mengamankan. Sesuai prosedur hukum kasus ini akan diserahkan ke polisi. Informasi sementara terduga pelaku ini pengedar,” katanya.

Sementara itu, terduga pelaku mengaku diperintahkan oleh teman kuliahnya untuk mengambil paket tersebut ke kantor ekspedisi. Diakui, paket berisi ganja ini untuk pertama kali diterima olehnya.

“Bukan saya yang pesan paket. Teman saya hanya menggunakan nama saya,” singkatnya.

MAR mengaku tidak mengetahui pasti asal dan siapa pengirim ganja tersebut. Dia juga tidak mengetahui pasti isi paket dan hanya diminta mengambil paket ke kantor ekspedisi.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #Mahasiswa #paket ganja #ekspedisi #TNI