Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Capaian Imunisasi Campak Lombok Tengah Baru 49 Persen

Lestari Dewi • Jumat, 29 Agustus 2025 | 11:47 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost-Capaian vaksinasi campak Lombok Tengah 2024 mencapai 90,2 persen yang menyasar 18.036 anak.

Tahun ini jumlah sasaran bertambah menjadi 19.187 anak, dengan capaian hingga bulan Agustus sebesar 49,1 persen.

“Belum ada kasus KLB campak di daerah kita,” ucap Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah Putrawangsa pada wartawan, Kamis (28/8). 

 Baca Juga: Talud Ilegal di Pantai Torok Lombok Tengah Segera Dibongkar

Putrawangsa memastikan, ketersediaan vaksin campak masih aman dan mencukupi. Pihaknya juga memastikan untuk pendistribusian ke 29 puskesmas berjalan lancar.

“Sehingga tidak menghambat proses imunisasi,” cetusnya.

Walau belum ada KLB campak di daerah, Dikes Loteng tetap mengantisipasi yang dimulai dari screening awal di tingkat puskesmas.

Puskesmas ikut mengawasi secara ketat dan evaluasi sasaran.

“Hasilnya kami melihat sudah on the track, aman,” kata Putrawangsa.

Dikes tak menampik, masih ditemui orang tua-orang tua yang enggan memberikan imunisasi campak kepada anak-anaknya.

Penolakan lantaran menganggap vaksinasi campak yang diberikan menyebabkan hepatitis pada anak.

“Sedangkan hingga kini belum ada hasil ilmiah yang menyebabkan anak terkena hepatitis gegara vaksinasi campak, itu bentuk ketakutan orang tua saja, sehingga perlu diedukasi,” bebernya. 

Sejumlah balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan relawan di Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, belum lama ini
Sejumlah balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan relawan di Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, belum lama ini

Sebab itu, Dikes getol memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat bahwa vaksinasi campak ini aman.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Agama, agar saat materi khutbah Jumat juga bisa berikan ceramah soal manfaat vaksinasi campak.

Putrawangsa menjelaskan, manfaat utama vaksin campak adalah untuk melindungi individu dari infeksi campak dan mengurangi risiko komplikasi serius yang mengancam jiwa seperti pneumonia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, dan kematian.

Vaksinasi juga penting untuk melindungi masyarakat secara luas, terutama individu yang tidak bisa menerima vaksin karena kondisi tertentu.

Serta mencegah penyebaran penyakit dan mengurangi angka kematian akibat campak, terutama pada anak-anak.

“Jadi vaksinasi ini aman dan melengkapi vaksinasi dasar terhadap anak,” tegasnya.

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Dinas Kesehatan #vaksinasi campak