Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

IMBAS DEMO, SMPN 1 Praya Tengah Liburkan Ratusan Siswa

Lestari Dewi • Selasa, 2 September 2025 | 18:29 WIB
Sejumlah guru SMP Negeri 1 Praya Tengah masih beraktivitas usai memulangkan anak murid menjelang aksi demo di kantor DPRD Lombok Tengah, Senin (1/9).
Sejumlah guru SMP Negeri 1 Praya Tengah masih beraktivitas usai memulangkan anak murid menjelang aksi demo di kantor DPRD Lombok Tengah, Senin (1/9).

LombokPost-Imbas aksi demo yang dilakukan mahasiswa ke kantor DPRD Lombok Tengah, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Praya Tengah meliburkan sehari ratusan siswanya.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi bentrokan saat penyampaian aspirasi mengingat lokasi sekolah di samping kantor wakil rakyat tersebut.

“Benar kami liburkan karena akan ada demo di kantor dewan, dan sekolah ini berada di sampingnya,” ucap Kepala SMP Negeri 1 Praya Tengah Majri pada wartawan, Senin (1/9).

Majri menjelaskan, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lombok Tengah memberikan imbauan elektronik kepada seluruh sekolah untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan normal dan tertib.

Pihaknya pun berdiskusi dengan bapak ibu guru sekolah sehingga memutuskan meliburkan siswa.

“Karena biasanya anak-anak berangkat ke sekolah melalui gerbang belakang, dan pulang sekolahnya dari depan sekolah, melintasi kantor dewan. Sehingga perlu diantisipasi jangan sampai saat pulang sekolah terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” beberanya.

Pihak sekolah pun sudah meminta ijin kepada Disdikbud setempat untuk meliburkan siswa dan belajar mandiri di rumah masing-masing.

Sekolah berharap kondisi yang belakangan ini terjadi bisa melandai sehingga tidak merugikan anak-anak yang bersekolah.

“Kami berharap, sekolah yang dekat dengan kantor DPRD ini, situasi selalu kondusif dan anak-anak bisa belajar mengajar sebagaimana mestinya,” kata dia.

Selama aksi demo berlangsung, pihak sekolah tidak lakukan penjagaan khusus. Gerbang sekolah ditutup seperti biasa, meski libur para guru tetap beraktivitas di sekolah.

“Gerbang saja ditutup, bapak ibu guru tetap di sekolah,” tutup Majri.

Terpisah, Kepala Disdikbud Lombok Tengah Lalu Idham Khalid membenarkan, telah mengedarkan imbauan elektronik kepada seluruh pihak sekolah.

Imbauan ini untuk meminta para guru dan tenaga pendidikan agar tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Serta memastikan proses belajar mengajar berjalan normal dan tertib.

“Semua sekolah masuk seperti biasa, hanya satu yang diliburkan SMP Negeri 1 Praya Tengah karena lokasinya di samping kantor DPRD,” singkatnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#imbas demo #Lombok Tengah #liburkan #siswa