Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Begini Komentar Wamenpar Ni Luh Soal UMKM Binaan ITDC di MotoGP

Lestari Dewi • Senin, 6 Oktober 2025 | 11:44 WIB
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati meninjau sejumlah pelaku UMKM binaan ITDC dalam ajang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasiona Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (5/10).
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati meninjau sejumlah pelaku UMKM binaan ITDC dalam ajang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasiona Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (5/10).

LombokPost-Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI Ni Luh Enik Ermawati memuji sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

Keterlibatan UMKM dalam ajang MotoGP Mandalika 2025 dinilai luar biasa karena memberikan ruang luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada penonton dan pengunjung domestik maupun mancanegara.

“Ini kan event berskala internasional, cukup banyak saya lihat penontonnya dari luar negeri. Ini ruang yang sangat baik memperkenalkan produk unggulan,” ucapnya di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (5/10).

Wamenpar berharap, pelibatan UMKM di ajang ini semakin membuka peluang usaha bagi UMKM lokal di sekitar sirkuit dan NTB pada umumnya.

Ia juga berpesan agar ITDC memperbanyak kegiatan atau event, dan yang terpenting terus melibatkan pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal.

“Selain dibina, ITDC juga bisa membantu mereka dalam pemasaran dan pengemasan produk agar lebih menarik serta memiliki nilai jual tinggi,” kata Puspa, sapaannya.

Dari pantauannya, pengemasan produk kuliner sudah cukup baik.

Dalam kemasan, para pelaku UMKM telah mencantumkan merek dagang dan asal produk dari Mandalika, Lombok Tengah, atau NTB.

“Sehingga yang belanja jadi tahu, oh ini saya beli produknya NTB,” cetusnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan produk karena sebagian besar UMKM bergerak di bidang makanan dan minuman.

Menurutnya, rasa enak akan percuma jika kebersihan saat pembuatan dan pengemasan tidak dijaga.

“Kami juga sarankan mereka memasarkan produk ke toko-toko modern, bukan hanya di pusat oleh-oleh,” kata Wamenpar.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah meninjau puluhan stand UMKM Loteng pada ajang MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (4/10).
Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah meninjau puluhan stand UMKM Loteng pada ajang MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (4/10).

Terpisah, Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengatakan dirinya datang ke sirkuit untuk memantau pergerakan penonton dan pelaku UMKM.

Tiket gelaran balap MotoGP tahun ini ludes terjual, artinya target jumlah penonton tercapai.

“Ini luar biasa kemajuannya ITDC dan MGPA dalam mendesain persiapan balapan, promosi, dan pemberitaan yang masif. Diharapkan gelaran berikutnya semakin baik lagi,” kata wabup.

Baca Juga: Serba-Serbi Ajang MotoGP Mandalika 2025, Rumput Hijau Sirkuit Mandalika Buah Kerja Senyap Sukardianto dan Tim

Dengan ludesnya tiket MotoGP, kata Wabup, tentu berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Dampak lainnya juga dirasakan pada sektor akomodasi dan transportasi.

“Kamar hotel yang kita punya 3.370 lebih ini sudah penuh, ada extra flight hingga transportasi laut,” ucap mantan Sekda Loteng ini.

Melihat peningkatan tersebut, Nursiah optimistis pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak hotel dan restoran akan meningkat.

Diketahui, target PAD untuk pajak hiburan, hotel, dan restoran tahun ini sebesar Rp 3 miliar.

“InsyaAllah tercapai tahun ini, mudah-mudahan,” harap politisi Golkar itu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya mengatakan penyelenggaraan MotoGP tahun ini merupakan yang tersukses dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Duit Sultan Arab Mengalir ke Pantai Bumbang, Bangun Resort Internasional Bersama Investor Spanyol dan Italia

Hal ini merupakan hasil evaluasi dari tiga event sebelumnya.

“Tentu (suksesnya penyelenggaraan) tidak lepas dari kerja sama semua pihak terutama masyarakat Lombok Tengah sebagai tuan rumah,” kata dia.

Sebagai agenda tahunan di Sirkuit Mandalika, evaluasi dan penyempurnaan event akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan berikutnya.

“Setelah acara ini pun akan ada evaluasi sebagai bekal ajang serupa tahun depan,” ucap Ketua KONI Loteng ini.

Menurut Sekda, salah satu catatan pemerintah tahun ini adalah masih adanya penumpukan kendaraan, terutama di area parkir pada malam hari saat kendaraan keluar dari sirkuit.

“Mungkin ke depan kejadian ini perlu mendapat perhatian demi kenyamanan pengunjung, saat datang maupun meninggalkan lokasi sirkuit,” ucap Sekda. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Ni Luh Puspa #Binaan #pelaku UMKM #wakil bupati #nursiah #Lalu Firman Wijaya #ITDC #Wamenpar