Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

ITDC dan MGPA Siapkan Evaluasi, Cegah Pemalsuan Stiker Terulang

Lestari Dewi • Senin, 13 Oktober 2025 | 15:30 WIB
SUKSES DIGELAR: Sejumlah kru dan ofisial MotoGP saat menikmati aneka kuliner di area luar paddock Sirkuit Internasional Mandalika, beberapa waktu lalu.
SUKSES DIGELAR: Sejumlah kru dan ofisial MotoGP saat menikmati aneka kuliner di area luar paddock Sirkuit Internasional Mandalika, beberapa waktu lalu.

LombokPost-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian menindaklanjuti kasus dugaan pemalsuan stiker atau akses masuk VIP pada ajang MotoGP Mandalika 2025.

ITDC menilai tindakan itu membuktikan sistem pengamanan dan koordinasi antar lembaga selama penyelenggaraan ajang internasional berjalan efektif.

“Peristiwa ini menunjukkan sistem pengamanan dan koordinasi antar lembaga yang diterapkan selama ajang berlangsung berjalan dengan baik dan responsif,” ucap Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka kepada wartawan, Minggu (12/10).

Diketahui, Polda NTB bersama Polresta Mataram menangani kasus dugaan pemalsuan tersebut yang menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Troy menegaskan, kasus ini telah sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, langkah hukum tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas dan reputasi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap dunia.

“Kami percaya langkah ini adalah wujud komitmen untuk menjaga nama baik dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event internasional di Mandalika,” tambahnya.

Selain menyerahkan penanganan kepada aparat, ITDC juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pihak yang mengaku sebagai panitia atau penyelenggara resmi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses kanal resmi untuk memperoleh informasi maupun melakukan transaksi pembelian tiket,” tegas Troy.

Kasus dugaan pemalsuan akses VIP tersebut masih dalam penyelidikan.

Aparat tengah menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat, mengingat ajang MotoGP Mandalika 2025 dihadiri ribuan penonton dari berbagai daerah dan mancanegara.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengaku sempat mendengar kabar dugaan pemalsuan akses masuk VIP.

Namun, ia belum pernah melihat langsung fisik akses masuk palsu tersebut dan belum mendapat laporan resmi dari kepolisian maupun korban.

“Kalau benar ada ya sangat disayangkan ada stiker palsu bahkan ID Card yang dijual bukan melalui kanal resmi MGPA. Ini akan menjadi review kami tahun depan agar tidak ada dipalsukan lagi,” kata dia.

Priandhi mengatakan, beredarnya akses masuk VIP palsu sempat menyebabkan kemacetan di area parkir.

Ia mencontohkan, area parkir didesain untuk menampung 200 kendaraan plus 10 persen, tetapi diisi dua kali lipat sehingga tidak bisa menampung.

“Sisanya tidak bisa masuk, karena tidak bisa masuk ini mengekor ke belakang, akibatnya orang yang mau lurus jadi tertahan dan menimbulkan kemacetan. Stiker palsu ini dampaknya membuat kemacetan total,” terangnya. 

Editor : Kimda Farida
#MotoGP #stiker #MGPA #evaluasi #akses masuk #pemalsuan #vip #ITDC