Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cara LPKA Lombok Tengah Penuhi Hak Komunikasi Anak Binaan, Hangatnya Sapaan Keluarga di Ruang Video Call

Lestari Dewi • Jumat, 17 Oktober 2025 | 20:27 WIB
HAK KOMUNIKASI: Seorang anak binaan saat menyapa keluarganya melalui video call yang disiapkan LPKA Lombok Tengah, Kamis (16/10).
HAK KOMUNIKASI: Seorang anak binaan saat menyapa keluarganya melalui video call yang disiapkan LPKA Lombok Tengah, Kamis (16/10).
Di balik dinding Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah, kini ada sebuah ruangan kecil yang menjadi jembatan paling berharga, ruang layanan video call gratis. Ini bukan sekadar fasilitas, melainkan wujud komitmen kemanusiaan yang menghapus jarak dan merajut kembali ikatan keluarga yang terputus.
 
-----
 
DI sebuah sudut ruangan yang tenang, seorang anak binaan duduk di depan layar. Matanya, yang mungkin selama ini menyimpan kerinduan, langsung berbinar saat wajah ibu, ayah, atau kakak dan adiknya muncul di monitor. 
 
Suasana mendadak hangat. Tawa renyah pecah saat sang adik bercerita tentang sekolah, atau senyum lega terukir saat sang ibu menanyakan kabar kesehatan dengan nada penuh kasih. Air mata yang tertahan cukup lama menjadi tak terbendung, mengalir deras dari sudut mata interaksi keduanya. 
 
Baca Juga: Ketua DPRD Lombok Tengah: Delapan Dekade Bukan Sekadar Perayaan Tahunan tapi Tonggak Evaluasi!
 
Layanan ini sengaja dibuat rutin dan terjadwal, bukan sekadar pengobat rindu sesaat, melainkan fondasi kokoh untuk pembinaan. Petugas LPKA, yang sebelumnya mungkin hanya mengurus administrasi, kini bertugas menjadi fasilitator empati, memastikan koneksi berjalan lancar dan privasi komunikasi terjaga. 
 
Mereka melihat langsung bagaimana energi positif mengalir dari layar digital, mengubah raut wajah anak-anak binaan dari murung menjadi penuh semangat.
 
Kepala seksi Registrasi dan Klasifikasi LPKA Lombok Tengah Ahmad Saepandi menuturkan layanan ini adalah pemenuhan hak dasar. Ikatan keluarga adalah mata rantai terpenting. Melalui komunikasi tatap muka via video ini, anak-anak merasa dicintai, didukung, dan diingat. 
 
Baca Juga: Begini Rahasia Mengolah Jengkol Agar Tidak Bau dan Tetap Lezat
 
"Sapaan hangat dari rumah itu menjadi bahan bakar terkuat bagi mereka untuk menjalani masa pembinaan dengan optimisme, sekaligus bekal mental yang solid saat nanti mereka kembali ke masyarakat (reintegrasi sosial)," ungkapnya, Kamis (16/10). 
 
LPKA Lombok Tengah menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya tentang hukuman dan aturan, tetapi juga tentang hati, kasih sayang, dan pemanfaatan teknologi untuk tujuan mulia. Yakni, mengembalikan anak-anak binaan ke pelukan keluarga dengan pribadi yang lebih baik.
 
Dengan adanya layanan video call, komunikasi kini dapat berlangsung lebih hangat, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Kehadiran layanan ini juga menunjukkan komitmen LPKA Lombok Tengah untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan berbasis kemanusiaan.
 
Baca Juga: Jahe: Bukan Sekadar Hangat, Tapi 'Peluru' Herbal untuk Imunitas dan Pencernaan!
 
"Kami berharap layanan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak binaan sebagai penyemangat untuk menjalani masa pembinaan," ungkapnya. 
Editor : Siti Aeny Maryam
#video call #LPKA Lombok Tengah #anak binaan #komunikasi #hak