LombokPost - Memasuki musim hujan, pesisir Pantai Tanjung Aan mulai dipenuhi kiriman sampah laut akibat perubahan arus dan arah angin barat.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meningkatkan intensitas pengelolaan lingkungan di kawasan The Mandalika dengan membersihkan pantai bersama tim operasional dan masyarakat lokal.
PGS General Manager The Mandalika Agus Setiawan mencatat, total sampah yang dikumpulkan dari pesisir hingga akses jalan menuju pantai mencapai 7,2 ton.
Sebagian besar berupa plastik dan limbah nonorganik yang terbawa arus laut.
Pembersihan dilakukan setiap hari oleh sembilan tenaga common area ITDC dari desa sekitar.
Didukung armada truk operasional yang mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pengengat.
Pembersihan pesisir ini menjadi langkah antisipatif ITDC menghadapi meningkatnya curah hujan yang sering membawa sampah laut.
“Memasuki musim hujan, arus laut selatan cenderung membawa material sampah dari wilayah lain ke pesisir The Mandalika, termasuk Tanjung Aan. Kami bergerak melibatkan masyarakat lokal untuk memastikan kawasan tetap bersih, aman, dan nyaman bagi pengunjung,” ujarnya, Senin (3/11).
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah NTB mulai memasuki awal musim hujan pada akhir Oktober hingga awal November.
Pergeseran angin dan peningkatan gelombang laut pada periode ini menjadi penyebab meningkatnya volume sampah kiriman di pesisir selatan Lombok.
Agus menambahkan, keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dari strategi ITDC menjaga keberlanjutan kawasan wisata. Selain memperkuat kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.
“Kami percaya pengelolaan destinasi berkelanjutan tidak hanya soal menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kolaborasi dengan masyarakat sebagai mitra yang menjaga wajah kawasan wisata,” tambahnya.
Sebagai bagian dari ekosistem InJourney Group, kata dia, ITDC terus memperkuat sinergi lintas destinasi untuk menghadirkan pariwisata yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
“Komitmen kami adalah memastikan setiap kawasan yang kami kelola, termasuk The Mandalika, tumbuh sebagai destinasi yang bersih, hijau, dan memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal,” tutup Agus.
Editor : Pujo Nugroho