Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SIAP SIAGA! Polres Lombok Tengah Aktifkan Layanan Darurat Bencana 24 Jam

Lestari Dewi • Kamis, 6 November 2025 | 23:21 WIB
Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto (dua kiri) meninjau sarana dan prasarana pendukung untuk mempercepat respons apabila terjadi bencana di Gumi Tatas Tuhu Trasna, Rabu (5/11)
Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto (dua kiri) meninjau sarana dan prasarana pendukung untuk mempercepat respons apabila terjadi bencana di Gumi Tatas Tuhu Trasna, Rabu (5/11)

LombokPost - Polres Lombok Tengah bersama sejumlah instansi menggelar apel kesiapsiagaan bencana untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Ratusan personel disiagakan guna memastikan kesiapan penanganan banjir, longsor, dan pohon tumbang di wilayah setempat.

Untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Polres Lombok Tengah bersama sejumlah instansi terkait menggelar apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana.

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya,” kata Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto kepada wartawan usai apel gelar pasukan, Rabu (5/11).

Kapolres mengatakan, kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Sebagai bagian dari pemerintah dan pelindung masyarakat, kita harus siap menghadapi segala kemungkinan bencana alam. Seluruh personel kita siagakan dan akan turun langsung membantu masyarakat apabila terjadi bencana,” ujar Kapolres.

Selain menyiagakan personel, Polres Lombok Tengah juga menyiapkan peralatan, kendaraan operasional, serta sarana dan prasarana pendukung untuk mempercepat respons bila terjadi bencana di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Eko menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau wilayah rawan bencana.

“Wilayah rawan yang kita antisipasi antara lain daerah rawan banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor. Kita berharap tidak terjadi bencana, namun kesiapsiagaan harus tetap dijalankan,” imbuhnya.

Untuk layanan cepat tanggap, Polres Lombok Tengah membuka call center 110 dan hotline tanggap bencana di nomor 08787-2006-110 yang siaga 24 jam.

Kapolres juga mengajak semua pihak menjaga kondisi daerah agar tetap aman dan kondusif.

“Kita berdoa bersama agar Lombok Tengah selalu dalam keadaan aman, namun kita tetap siap dengan peralatan dan personel apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan bencana alam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf mengatakan, bencana hidrometeorologi berupa banjir dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem pada Selasa (4/11) telah ditangani dan bantuan logistik disalurkan.

“Jumlah warga yang terdampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem itu mencapai 30 orang,” ujarnya.

Ridwan menyebut, meski banjir menerjang puluhan rumah warga di Kota Praya, tidak ada korban jiwa dan warga tidak perlu mengungsi.

“Banjir hanya terjadi sekitar satu jam dan airnya langsung surut begitu hujan selesai,” ucapnya.

Pemkab Lombok Tengah pun mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, mengingat pohon tumbang terjadi di beberapa titik dan sempat menimpa kendaraan serta menutup akses jalan.

“Potensi banjir dan pohon tumbang bisa terjadi di mana saja, tanah longsor di kawasan utara dan selatan, maka selalu waspada,” pesannya. (*)

Editor : Marthadi
#darurat bencana #Polres Lombok Tengah #layanan #24 jam #BPBD LOMBOK TENGAH