Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satu Suntikan Enam Perlindungan Anak, Lombok Tengah Canangkan Imunisasi Heksavalen

Lestari Dewi • Kamis, 20 November 2025 | 10:32 WIB
Wakil Bupati Lombok Tengah (tiga kanan) berfoto bersama ratusan peserta dalam kegiatan Sosialisasi Imunisasi Heksavalen di GOR Poltekpar Lombok, Kamis (13/11).
Wakil Bupati Lombok Tengah (tiga kanan) berfoto bersama ratusan peserta dalam kegiatan Sosialisasi Imunisasi Heksavalen di GOR Poltekpar Lombok, Kamis (13/11).

LombokPost-Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lombok Tengah telah resmi mencanangkan pelaksanaan imunisasi vaksin Heksavalen. Sebuah inovasi vaksin kombinasi yang memuat enam antigen dalam satu suntikan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

Kegiatan yang berlangsung di GOR Poltekpar Lombok, pada Kamis (13/11) lalu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Loteng M Nursiah, Kepala Dinas Kesehatan Loteng dr Suardi, perwakilan Kementerian Kesehatan RI.

Termasuk kader posyandu, tenaga kesehatan puskesmas, puskesmas pembantu, polindes, kepala desa/lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pelaksanaan imunisasi Heksavalen ini adalah langkah yang ditempuh guna mempercepat peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap bagi bayi, sekaligus menjawab berbagai tantangan di lapangan terkait akses dan penerimaan masyarakat terhadap imunisasi.

“Kita bersyukur program dari Kementerian Kesehatan ini dicanangkan salah satunya di Lombok Tengah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak-anak yang wajib mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yang menyasar 19.500 anak,” ucap Wabup Loteng M Nursiah.

Mantan Sekda Loteng ini menegaskan, imunisasi vaksin Heksavalen ini tidak menghilangkan hakikat imunisasi dasar sebelumnya. Vaksin ini melindungi anak dari enam penyakit menular berbahaya, yaitu difteri, tetanus, pertussis (batuk rejam), hepatitis B, polio, dan Haemophilus Influenza Tipe B (Hib). 

“Lebih efektif dan efisien, vaksin ini tidak hanya mampu memberikan perlindungan terhadap enam penyakit sekaligus, tetapi lebih praktis yaitu cukup satu suntikan untuk enam perlindungan,” ucap politisi Golkar itu.

Wabup Nursiah mengimbau agar seluruh masyarakat menyambut baik imunisasi vaksi Heksavalen ini. Terutama para ibu yang sedang hamil atau baru memiliki anak usia balita dan belum diberikan imunisasi agar wajib memberikan imunisasi vaksin ini kepada anak mereka. 

“Ini adalah antisipasi kemungkinan terjadinya penyakit ke depan, mohon masyarakat memanfaatkan ini dalam pelayanan posyandu dan puskesmas,” imbaunya.

Kepala Dinas Kesehatan Loteng dr Suardi mengatakan, vaksin ini diperuntukkan bagi anak sasaran yang belum mendapat vaksinasi dasar lengkap atau baru. Vaksin diberikan mulai usia dua bulan, dilanjutkan pada usia tiga bulan, empat bulan dan dosis penguat di usia delapan belas bulan.

“Cara pemberiannya melalui suntikan ke otot paha bagian depan oleh tenaga kesehatan di puskesmas atau rumah sakit,” katanya.

Program imunisasi Heksavalen menjadi bagian dari strategi nasional dalam membentuk generasi sehat dan tangguh. Dengan cakupan imunisasi yang luas, pemerintah berharap dapat menekan angka penyakit menular dan mendorong terwujudnya generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045.

“Lombok Tengah di Provinsi NTB ini termasuk satu dari enam provinsi yang didahulukan mendapatkan vaksinasi Heksavalen, lainnya DIY, NTB, Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan dan NTT,” tutup dia.

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Tengah #imunisasi #Heksavalen #pemerintah daerah