LombokPost-Pagi itu, Alun-Alun Tastura di Praya bukan hanya lapangan biasa; ia berubah menjadi lautan semangat yang membara!
Ribuan pendidik—pahlawan tanpa tanda jasa dari jenjang TK hingga SMP—memenuhi setiap sudutnya, siap memeriahkan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional ke-80 melalui Jalan Sehat Semarak.
Ini adalah hari kebersamaan, sebuah jeda dari rutinitas mengajar, yang menyatukan hati-hati yang setiap hari mencerdaskan bangsa.
Dibuka langsung oleh Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya, acara ini tak hanya sekadar jalan kaki santai. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan pesan kuat yang menusuk kalbu: Disiplin adalah fondasi utama seorang guru.
“Guru bukan hanya menyalurkan ilmu, tetapi juga menanamkan adab dan etika. Kalian adalah cermin, teladan yang membentuk karakter para penerus bangsa,” tegasnya, menyalakan kembali api pengabdian di dada ribuan guru yang hadir.
Rute Jalan Sehat pun menjadi panggung keakraban, melingkari Kota Praya dengan tawa dan sorakan. Dan sebagai penutup manis? Hujan hadiah! Mulai dari kulkas, kasur, hingga rice cooker menjadi magnet pengundian door prize yang mendebarkan, menambah riuh suasana yang sudah hangat.
Momen ini, jauh lebih dari sekadar perayaan, adalah sebuah janji. Janji untuk terus mengabdi, mempererat silaturahmi, dan memastikan generasi bangsa tumbuh cerdas dan berkarakter. Semangat Guru Tastura telah berkumandang, siap menerangi masa depan!
Editor : Siti Aeny Maryam