Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

54 KK di Dusun Mereneng Kuta Lombok Tengah Terdampak Banjir

Lestari Dewi • Senin, 15 Desember 2025 | 21:17 WIB
54 KK terdampak banjir di Dusun Mereneng, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Senin (15/12).
54 KK terdampak banjir di Dusun Mereneng, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Senin (15/12).

LombokPost - Sebanyak 54 kepala keluarga (KK) di Dusun Mereneng, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah terdampak banjir, Senin (15/12) sore.

Banjir terjadi karena hujan lebat yang mengguyur di dusun tersebut tidak mengalir maksimal oleh saluran air atau drainase.

Kepala Dusun Mereneng Supriyadi mengatakan, saat ini air genangan sudah mulai surut namun menyisakan lumpur yang masuk ke dalam rumah warga.

“Sore itu hujan turun cukup lebat, ketika hujan sudah reda air berangsur-angsur surut. Tetapi dusun yang berbatasan dengan Dusun Baturiti masih tergenang air,” ucapnya.

Supriyadi tak menampik, timbulnya banjir karena beberapa hal. Mulai dari, alih fungsi lahan serta bukit-bukit yang mulai ditanami pohon jagung.
Namun, dia berpendapat saluran drainase tersumbat menjadi penyebab utama timbulnya banjir karena air hujan tidak mengalir maksimal.

“Drainase ini tertutup sedimentasi, sampah dari hulu yang turun ke hilir berupa bambu-bambu bekas penebangan warga untuk dijadikan ladang jagung. Bambu ditaruh di pinggir kali, terbawa air sungai ketika hujan, menyebabkan saluran atau drainase jadi tersumbat dan meluap ke rumah warga,” paparnya.

Adapun banjir yang terdampak pada ruas jalan yang berlokasi di Jurang Pepe, kata dia, karena drainase tertutup material bekas pembangunan rumah warga. Sehingga air hujan yang turun dari hulu membuat aliran air naik ke jalan raya.

Selain itu banjir disebabkan karena resapan air yang berkurang. Di mana pembangunan yang ada kebanyakan menggunakan paving block dan dirabat.

“Banjir terjadi karena wilayah Dusun Mereneng, Baturiti dan Mengalung ini dataran rendah, bekas sawah dan ladang,” kata Ketua Forum Kadus Desa Kuta ini.

Editor : Siti Aeny Maryam
#drainase #Lombok Tengah #Lahan #Desa Kuta #Mandalika #Banjir #Alih Fungsi