Perayaan HUT NTB ke-67 tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Lombok Tengah menjadi pusat perayaan karena sang gubernur berasal dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.
-----
MATAHARI bersinar terik tak menyurutkan semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 di depan kompleks Kampus IPDN NTB. Meski waktu menunjukkan pertengahan hari, mendekati panggilan adzan Dzuhur, area di depan kampus semakin ramai membludak.
Keramaian ini didominasi oleh ratusan warga yang datang untuk merayakan momen spesial tersebut. Di bawah teriknya langit Gumi Tatas Tuhu Trasna, deretan pelaku UMKM tetap bersemangat membuka lapak.
Tenda pedagang makanan dan minuman menjadi tempat berteduh, sementara aroma makanan yang dibakar dan disajikan segar bersaing dengan panasnya udara.
Dari es kelapa muda hingga makanan berat, aktivitas ekonomi berjalan lancar, menghidupkan suasana pesta rakyat dan UMKM siang hari.
Panggung megah tempat band kebanggaan lokal, Amtenar tampil enerjik. Tepat di depan panggung, ratusan anak muda berdiri berdesakan. Mereka tidak gentar melawan panasnya matahari. Begitu Amtenar menghentakkan musik reggae dan pop rock mereka, energi yang tersimpan langsung meledak.
Lagu-lagu yang dibawakan Amtenar menyebarkan getaran santai dan positif, tetapi dibawakan dengan penuh semangat panggung. Meskipun matahari berada di puncak, para penonton, terutama anak-anak muda, antusias bernyanyi dan berjoget.
Mereka melompat dan menggerakkan tubuh mereka mengikuti irama off-beat khas reggae. Keringat bercucuran, namun senyum lebar terpancar di setiap wajah.
“Alhamdulillah, tahun ini kita putuskan peringatan HUT NTB ini Praya, Lombok Tengah karena ini kampung halaman saya di masa pemerintahan tahun pertama saya,,” ucap Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang mengenakan pakaian adat Sumbawa ini.
Gubernur mengaku perayaan HUT NTB tahun ini adalah perpaduan unik antara musik yang memompa semangat, ekonomi kerakyatan, dan kebersamaan yang merayakan identitas daerah dengan penuh bangga dan energi yang membara.
“Semuanya adalah dari Lombok Tengah, yang kita berikan kepada masyarakat NTB yang ada di Lombok Tengah,” tutup Gubernur Iqbal.
Editor : Jelo Sangaji