Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

ITDC Sebut Tak Ada Perayaan Spektakuler Malam Tahun Baru di Tiga Kawasan

Lestari Dewi • Senin, 22 Desember 2025 | 22:37 WIB
Penampilan penyanyi Wika Salim saat malam tahun baru di Kuta Mandalika, Loteng, tahun lalu.
Penampilan penyanyi Wika Salim saat malam tahun baru di Kuta Mandalika, Loteng, tahun lalu.

 

LombokPost - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menegaskan tidak ada perayaan khusus dan megah dalam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di tiga kawasan yang dikelolanya, termasuk The Mandalika.

Kebijakan ini sebagai bentuk empati kepada warga dan korban bencana alam di Sumatera serta berlaku bagi seluruh badan usaha di bawah ITDC Group.

“Semua grup ITDC diingatkan untuk tidak menggelar perayaan Nataru yang terlampau glamor, mewah atau berlebihan,” ungkap Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka dalam keterangan pers daring, Minggu (21/12).

Meski demikian, perayaan Nataru tetap diperbolehkan digelar secara wajar dan sederhana. “Di kawasan Mandalika misalnya, ada beberapa tenant yang akan menggelar perayaan Nataru, tetapi kami sudah mengingatkan untuk tidak digelar secara berlebihan,” tambahnya.

Troy menyarankan seluruh tenant menggelar kegiatan yang bersifat sosial, seperti doa bersama atau penggalangan bantuan bagi para korban bencana, sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musibah.

Meski tanpa perayaan besar, Troy meminta seluruh kawasan tetap berbenah menyambut kedatangan wisatawan yang merayakan Nataru, baik di kawasan The Nusa Dua, Bali, The Mandalika, NTB, maupun The Golo Mori, NTT, dengan menjaga kebersihan dan keamanan kawasan.

“Seperti di kawasan The Mandalika, ada lima pos pengamanan yang sudah mulai dipersiapkan dari sisi barat hingga timur,” sambung PGS General Manager The Mandalika Agoes Setiawan.

Selama perayaan Nataru, pihaknya menyiapkan sekitar 100 petugas keamanan internal yang akan dibantu personel TNI-Polri.

“Sehingga wisatawan tidak perlu ragu untuk berkunjung ke kawasan The Mandalika, semua aspek pendukung sudah disiapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” kata Agoes.

Terpisah, Polres Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan Operasi Lilin 2025 sebagai kesiapsiagaan pengamanan perayaan Nataru selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang merayakan Natal serta warga yang merayakan pergantian tahun.

Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, pelaksanaan Operasi Lilin disesuaikan dengan dinamika dan kondisi daerah, termasuk mengantisipasi potensi bencana alam. Jumlah personel yang disiapkan sekitar 170 orang yang telah menerima surat perintah.

“Selain itu, kami juga menyiagakan sekitar 300 personel sebagai cadangan untuk pengamanan malam Natal dan malam pergantian tahun, serta siap bekerja apabila terjadi kondisi darurat,” ujar Kapolres Eko.

Dalam operasi tersebut, Polres Loteng mendirikan lima pos, terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan, dan tiga pos pengamanan. Setiap pos dijaga 24 hingga 30 personel dari berbagai satuan, seperti Sabhara, Intelkam, Reskrim, Lantas, serta didukung unsur TNI.

Kapolres menjelaskan, pengamanan ekstra difokuskan pada titik keramaian, seperti pusat perbelanjaan, jalur menuju objek wisata, serta kawasan sekitar Bandara Lombok.

“Kami optimistis situasi kamtibmas selama Natal dan Tahun Baru tetap aman dan kondusif. Personel akan bekerja maksimal untuk mencegah segala bentuk gangguan, termasuk potensi aksi teror,” katanya.

Editor : Marthadi
#perayaan #The Mandalika #ITDC #The Nusa Dua #The Golo Mori #malam tahun baru