Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Empat Ruko Ludes Terbakar di Mujur Lombok Tengah

Lestari Dewi • Rabu, 31 Desember 2025 | 09:14 WIB
Petugas Damkartan Loteng berjibaku padamkan si jago merah di kawasan pertokoan Desa Mujur, Praya Timur, Loteng, Senin (29/12).
Petugas Damkartan Loteng berjibaku padamkan si jago merah di kawasan pertokoan Desa Mujur, Praya Timur, Loteng, Senin (29/12).

LombokPost-Empat unit rumah toko (ruko) di kawasan pertokoan Desa Mujur, Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng) ludes terbakar pada Senin (29/12) malam.

Dua unit mobil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Loteng dikerahkan dan berhasil melumpuhkan si jago merah dalam kurun waktu satu jam.

“Armada dari Mujur dan Praya Kota diturunkan, kami ke TKP sekitar pukul 23.00 Wita, pemadaman, evakuasi hingga pendinginan lokasi kebakaran tuntas dikerjakan pukul 12 malam,” ucap Kepala Seksi OPS Damkartan Loteng Heri Satriawan kepada wartawan, Selasa (30/12).

Heri menjelaskan, kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. Ruko yang berisi sembako dan percetakan habis dilalap api dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. 

“Api yang cukup besar membakar habis empat ruko, dan nyaris satu unit mobil sedan ikut terbakar,” tambahnya.

Dikatakan, untuk mencegah kobaran api merembet ke ruko lain, pihaknya menghubungi PLN agar segera memutus aliran listrik di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Jangan sampai masih ada arus listrik di sana, kita utamakan juga keselamatan anggota,” kata Heri.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Heri menilai peristiwa kebakaran di Desa Mujur Praya Timur kerap terjadi. Hal itu disebabkan semrawutnya perkabelan di kawasan padat penduduk dan aktivitas ekonomi.

“Ketika masyarakat menambah daya listrik, tidak disertai dengan perbaikan instalasi listrik, sehingga kabelnya tidak kuat dan terjadi korsleting listrik,” jelas dia.

Melihat kejadian tersebut, Damkartan Loteng mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat menambah daya listrik. Perbaikan instalasi listrik wajib dilakukan untuk menghindari arus pendek listrik.

“Apalagi sekarang musim penghujan, kurangi keluar rumah, perhatikan sekitar,” kata Heri.

Sementara itu, Hendra, salah satu karyawan percetakan di ruko tersebut, menceritakan awal mula api yang melalap bangunan ruko sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat itu, ia sedang tertidur di dalam ruko, kemudian terbangun setelah kaget karena bagian plafon ruko terjatuh.

“Begitu saya bangun, api saya lihat merembet dari ruko sebelah. Kemudian saya lari keluar terus minta tolong ke tempat biliar di samping untuk lapor telepon Damkar,” ucapnya.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah alat dan bahan cetak serta perangkat komputer ludes terbakar. Hendra hanya sempat menyelamatkan beberapa hard disk dan barang lainnya

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Tengah #ruko #ludes terbakar #desa mujur