Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menyambangi Bengkel Kreativitas Lalu Surya Bakti di Desa Bonder Lombok Tengah

Lestari Dewi • Jumat, 23 Januari 2026 | 16:06 WIB
: Lalu Surya Bakti tunjukkan aneka kerajinan limbah kayu yang terpajang di rumah produksinya di Desa Bonder, Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis (22/1).
: Lalu Surya Bakti tunjukkan aneka kerajinan limbah kayu yang terpajang di rumah produksinya di Desa Bonder, Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis (22/1).

Lalu Surya Bakti dikenal sebagai maestro perajin batok kelapa yang ulung, kini dia melakukan lompatan besar dengan menyulap limbah kayu bekas. Seperti bekas tiang rumah warga yang tidak terpakai, menjadi karya seni bernilai ekonomi tinggi.

 ----

Aroma kayu tua dan sisa asap pengampelasan menyambut saat memasuki rumah produksi Lalu Surya Bakti di Buntimba, Desa Bonder, Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng). Ruangan itu bukan galeri mewah, melainkan bengkel kerja tempat kreativitas bertarung dengan debu kayu.

Di sudut belakang ruangan, tumpukan kayu bekas berbagai ukuran mendominasi pemandangan. Potongan kayu sisa tiang rumah warga dan balok tua bersandar rapi, menanti sentuhan tangan perajin.

Peralatan ukir sederhana seperti pahat, palu kayu, dan mesin bubut manual terhampar di tengah ruangan. Alat-alat itu menjadi saksi ketelatenan Surya dalam mengolah setiap serat limbah.

Suasana berubah drastis di sisi lain ruangan yang menyerupai pameran seni. Kontras dengan tumpukan kayu mentah, bagian ini memajang aneka kerajinan kayu yang telah dipoles cantik.

Deretan gelas kayu halus, piala berdesain unik, hingga botol sampo kayu eksklusif memanjakan mata. Surya juga memamerkan detail karyanya berupa koin kayu presisi, asbak artistik, hingga mangkuk-mangkuk kecil dengan urat kayu alami yang menonjol.

Kreativitas pria kelahiran 1985 ini mencuri perhatian. Surya, yang sebelumnya dikenal sebagai perajin spesialis batok kelapa, kini melakukan terobosan dengan menyulap limbah kayu bekas menjadi kerajinan bernilai seni tinggi.

Kayu sisa bangunan hingga bekas tiang rumah disulap menjadi produk yang memiliki daya jual di pasar seni.

Inovasi ini lahir dari pengamatan terhadap banyaknya limbah kayu di sekitar Desa Bonder yang biasanya hanya berakhir sebagai kayu bakar. Surya melihat potensi di balik tekstur kayu tua yang memiliki karakter kuat dan estetika yang tidak dimiliki kayu baru.

“Selain untuk mengurangi limbah, kayu-kayu tua ini punya urat dan kesan artistik yang sangat khas,” ungkap Surya.

Ia mengaku proses pengolahan limbah kayu membutuhkan ketelitian ekstra, terutama dalam mempertahankan tekstur asli namun tetap halus dan layak guna.

Meski dianggap rumit, dalam sehari Surya mampu memproduksi lima hingga enam botol sampo atau tujuh hingga delapan gelas kayu.

“Sekarang pasar lokal yang paling mendominasi, pesanan ada dari Gili Air, Gili Asahan, Gili Trawangan dan Kuta Mandalika, ada juga kirim beberapa ke luar daerah untuk plana wood, ke luar negeri juga ada ke Jepang dan Afrika,” beber pemilik Surya Mandiri Handycraft ini.

Editor : Kimda Farida
#limbah kayu #Lombok Tengah #Desa Bonder #batok kelapa #kreativitas #bengkel