Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Realisasi KR-BNN, Pemkab Lombok Tengah Langsung Tancap Gas

Lestari Dewi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:59 WIB
Nursiah
Nursiah

LombokPost-Pemkab Lombok Tengah memasang komitmen tinggi untuk menjadi motor penggerak ekonomi di wilayah Indonesia Timur.

Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Loteng Nursiah usai menghadiri penandatanganan kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN) di Manggarai Barat, pekan lalu.

“Lombok Tengah tentu berkomitmen, sebelum ini (KR-BNN, red) Pak Bupati sudah ikut teken MoU di Sirkuit Mandalika,” ucap Wabup Nursiah di ruang kerjanya kepada wartawan, Jumat (30/1).

Pascapenandatanganan kerja sama ketiga gubernur ini, kata Wabup, masing-masing kabupaten/kota di setiap provinsi kembali melakukan rapat internal.

Hal ini guna membahas dan mempersiapkan lima poin strategis, yaitu pariwisata, konektivitas transportasi, pembangunan, perdagangan, hingga penguatan energi bersih.

“Kita akan persiapkan dan tugaskan setiap jajaran, mulai dari Sekda, Bapperida mempersiapkan (segala yang dibutuhkan) dari isi dokumen perjanjian tersebut,” kata Wabup.

Nursiah mencontohkan, dari sisi pariwisata tidak sekadar mendatangkan wisatawan melainkan menghadirkan investasi ke daerah.

Dari sisi perdagangan, jajaran terkait mulai mempersiapkan pelaku UMKM untuk menampilkan produk unggulan yang menarik dan berkualitas.

“Sehingga perlu kita bahas di internal lingkup pemkab Lombok Tengah, terutama menyiapkan bahan-bahan kelima hal tersebut yang menjadi kewenagan di daerah, sehingga ketika rapat di provinsi, kita akan buka disitu,” jelasnya.

Penandatanganan ketiga gubernur tersebut menandai dimulainya fase implementasi nyata. Lombok Tengah, sebagai salah satu penyangga utama pariwisata di NTB melalui KEK Mandalika, dipastikan mengambil peran kunci dalam koordinasi transportasi laut dan udara yang menghubungkan Bali dan NTT.

Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa kerja sama regional Bali—NTB—NTT telah bergerak dari sekadar niat dan komitmen politik menuju realisasi yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi kawasan ini menjadi contoh regionalisme baru yang tumbuh dari daerah untuk menjawab tantangan nasional dan global.

“Kerja sama ini bukan lagi wacana. Kita sudah melihat dampak nyata, salah satunya dari penguatan konektivitas. Jumlah rute penerbangan dari dan menuju NTB meningkat dari 18 menjadi 27 rute. Ini menunjukkan bahwa integrasi kawasan Bali—NTB—NTT sudah berjalan dan terus berkembang,” ujar Iqbal.

Melalui KR-BNN ini, ketiga provinsi sepakat mengakhiri pola pembangunan bersifat parsial dan bergerak bersama membangun kawasan Bali-Nusra sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing nasional dan internasional serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Jelo Sangaji
#Pemkab Lombok Tengah #wakil bupati #Kerja sama regional Bali Nusa Tenggara #nursiah #komitmen