LombokPost-Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menerima kunjungan manajemen Mandala Eco Resort Lombok.
Pertemuan tersebut membahas progres dan tantangan pengembangan investasi di wilayah selatan, khususnya di Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya, Lombok Tengah.
Dalam pertemuan itu, pihak investor menyampaikan komitmen untuk mempercepat pembangunan fisik resort.
Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kondisi akses jalan menuju lokasi proyek yang dinilai masih perlu peningkatan agar memenuhi standar operasional dan keamanan.
“Jadi ada gangguan atau hambatan yang ditemui perusahaan ini yaitu kondisi jalan desa,” ungkap Nursiah pada Lombok Post, Minggu (8/2).
Pihak Mandala Eco Resort tidak hanya menyampaikan kendala.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keseriusan investasi, mereka menyatakan kesiapan memperbaiki akses jalan secara mandiri, termasuk menuntaskan seluruh perizinan dari pemerintah daerah.
Wabup mengatakan, investor berkomitmen menyiapkan seluruh material yang dibutuhkan untuk pengerasan dan perbaikan jalan.
Selain itu, mereka juga menjamin standar kelayakan jalan agar aman dilalui kendaraan berat tanpa merusak struktur tanah serta meminimalkan dampak lingkungan agar tidak mengganggu mobilitas warga.
“Kami sudah tugaskan Dinas PUPR Lombok Tengah untuk berkoordinasi dengan investor, camat, kapolsek, danramil setempat. PUPR akan mengawasi pembangunan fisiknya,” jelasnya.
Kehadiran Mandala Eco Resort, kata wabup, disambut positif.
Ia menekankan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci percepatan pembangunan ekonomi di Lombok Tengah.
Pemerintah daerah akan mendukung dari sisi koordinasi dan perizinan agar pembangunan selaras dengan rencana tata ruang.
“Bangunan resortnya ini akan ramah lingkungan,” tambah Nursiah.
Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi investor lain di Lombok Tengah.
Kehadiran investasi diharapkan tidak hanya membangun fasilitas di dalam kawasan proyek, tetapi juga memberi dampak langsung bagi infrastruktur desa yang dapat dimanfaatkan masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi warga lokal.
“Nilai investasi ini sekitar Rp 110 miliar, pembangunannya sudah mulai artinya serapan tenaga kerja lokal mulai berjalan, belum lagi ketika resort ini beroperasi sebelum ajang MotoGP,” kata wabup.
Editor : Kimda Farida