Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Light Up The Dream Terangi 16 Rumah di Lombok Tengah

Lestari Dewi • Kamis, 5 Maret 2026 | 06:15 WIB

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menyampaikan ketersambungan listrik bagi masyarakat mendorong penurunan RTLH, angka kemiskinan dan stunting di daerah secara daring, di Desa Labulia, Rabu (4/3)
Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menyampaikan ketersambungan listrik bagi masyarakat mendorong penurunan RTLH, angka kemiskinan dan stunting di daerah secara daring, di Desa Labulia, Rabu (4/3)

 

LombokPost-Sebanyak 16 rumah warga kurang mampu di Lombok Tengah kini menikmati sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream. Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang digagas pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut.

Nursiah mengatakan, program ini menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya keluarga prasejahtera yang selama ini bergantung pada sambungan listrik tetangga atau hidup tanpa penerangan memadai.

“Alhamdulillah, hari ini dari 60 rumah ada 16 rumah yang akhirnya bisa menikmati listrik secara resmi. Ini bukan hanya soal lampu yang menyala, tetapi tentang harapan baru bagi keluarga mereka,” ujar wabup kepada wartawan usai kegiatan di Dusun Berambang Lauk, Desa Labulia, Jonggat, Lombok Tengah, Rabu (4/3).

Menurutnya, keberadaan listrik berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga. Anak-anak dapat belajar pada malam hari dengan lebih nyaman. Aktivitas ibadah berjalan lebih baik. Peluang usaha rumahan semakin terbuka.

Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial pegawai PLN yang menghimpun donasi sukarela. Donasi itu digunakan untuk membantu pemasangan listrik baru bagi masyarakat kurang mampu. Wakil bupati menilai kolaborasi ini menjadi bukti kepedulian insan PLN terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Nantinya kami di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa mengangkat sasaran yang masih butuh sambungan listrik,” terang wabup.

Ia menambahkan, kontribusi program itu diyakini mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka kemiskinan secara bertahap. Akses listrik menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan dan produktivitas masyarakat.

General Manager PT PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengatakan, program ini akan terus digulirkan secara berkelanjutan. Terutama di wilayah yang masih terdapat warga belum berlistrik. Dengan tambahan 16 sambungan baru itu, rumah-rumah sederhana di Lombok Tengah kini mulai teraliri listrik.

Heny menyebut sejak tahun 2021, program ini sudah memasangkan listrik gratis dengan tegangan 450 Watt sebanyak 1.235 sementara di bulan Ramadan ini terpasang 60 listrik.

“Program ini akan berlanjut, sehingga kami meminta bagi masyarakat tidak mampu yang butuh bantuan bisa langsung ke PLN. Tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku,” kata Heny. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Lombok Tengah #PLN (Persero) #wakil bupati #nursiah #Light Up The Dream