LombokPost-Produk kerajinan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Lombok Tengah (Loteng) kembali menembus pasar internasional. Kali ini, kerajinan anyaman rotan berupa tas dan dompet berhasil diekspor ke Prancis. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi produk lokal bersaing di pasar global.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM K Loteng Ikhsan mengatakan, pengiriman produk tersebut merupakan upaya pemerintah daerah mendorong UMKM menembus pasar internasional.
“Produk yang diekspor ini berupa tas dan dompet hasil kerajinan anyaman rotan. Ini menjadi langkah awal agar produk UMKM Lombok Tengah semakin dikenal di pasar dunia,” ujarnya.
Dalam pengiriman tahap awal ini, sebanyak 15 ribu produk kerajinan rotan berhasil dikirim. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp 1,5 miliar. Ekspor tersebut diharapkan memberi dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM di daerah.
Ikhsan menjelaskan, produk yang berhasil menembus pasar Prancis sebelumnya telah melalui proses kurasi cukup ketat dari pihak pembeli. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas produk memenuhi standar pasar internasional.
“Artinya produk UMKM yang dikirim ini sudah melalui tahapan kurasi yang sangat ketat sesuai standar dari pengusaha di Prancis,” jelasnya.
Pemda berharap ekspor tersebut berlangsung berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, khususnya para perajin rotan di Gumi Tatas Tuhu Trasna.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng Baiq Yuliana Safriani, menyambut positif keberhasilan produk UMKM daerah menembus pasar luar negeri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti produk kerajinan lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing secara global.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi pengembangan industri kerajinan di Lombok Tengah. Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk sehingga mampu menembus pasar ekspor,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor industri kecil dan menengah. Upaya itu dilakukan melalui pembinaan, peningkatan kualitas produksi, hingga pendampingan pemasaran agar lebih banyak produk kerajinan Lombok Tengah dipasarkan ke mancanegara.
“Ke depan kami ingin lebih banyak lagi kerajinan UMKM Lombok Tengah yang bisa diekspor ke luar negeri. Potensi kita sangat besar, tinggal bagaimana terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar sesuai dengan selera pasar internasional,” pungkasnya.
Editor : Redaksi Lombok Post