Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lombok Tengah Bentuk 54 Desa Tangguh Bencana

Lestari Dewi • Kamis, 19 Maret 2026 | 16:00 WIB

Ridwan Macruf
Ridwan Macruf

 

LombokPost-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah mencatat sebanyak 54 desa tangguh bencana (Destana) telah terbentuk dari 154 desa/kelurahan.

"Jumlah desa tanggung bencana itu sebanyak 54 desa," kata Kepala Pelaksana BPBD Lombok Tengah Ridwan Macruf, Kamis (19/3). 

Ia mengatakan, desa tangguh bencana yang telah terbentuk tersebut tersebar di Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Timur, Kecamatan Janapria, Kecamatan Kopang, Kecamatan Praya Barat dan Kecamatan Praya Barat Daya.

Selain itu, di Kecamatan Batukliang Utara, Kecamatan Pringgarata, Kecamatan Jonggat, Kecamatan Praya dan Kecamatan Batuklianh Utara.

"Pembentukan desa tangguh bencana secara bertahap, karena keterbatasan anggaran," katanya.

Ia mengatakan, pembentukan desa tangguh bencana tersebut ditargetkan bisa terbentuk di semua desa atau 154 desa dan kelurahan. Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan mitigasi bencana di Lombok Tengah.

Kehadiran desa tangguh bencana sangat penting dalam memperkuat mitigasi dan mengutamakan resiko bencana di Lombok Tengah.

"Ketika terjadi bencana, warga lebih awal melakukan penanganan dan menyampaikan informasi kepada kami," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan kajian resiko bencana yang telah dibentuk, potensi bencana alam yang dominan terjadi itu ada lima di antaranya banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung dan kekeringan.

"Bencana-bencana ini datang secara tiba-tiba. Sehingga yang paling penting itu adalah doa, selain mitigasi yang harus dilaksanakan supaya tidak terjadi bencana," katanya.

Ia mengatakan pembentukan dokumen kajian bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan peningkatan mitigasi bencana di Lombok Tengah.

"Memang ada 10 potensi bencana yang harus dilaksanakan mitigasi, namun di Lombok Tengah yang dominan terjadi itu ada lima," katanya.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Lombok Tengah #BPBD #desa tangguh bencana