LombokPoat-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyalurkan bantuan pencegahan stunting bagi warga Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah dari dana lelang amal MotoGP 2025.
Program tersebut difokuskan pada pemberian makanan tambahan bergizi bagi balita underweight dan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK).
Dana bantuan sebesar Rp 72.523.800 berasal dari lelang barang eksklusif bertanda tangan pembalap MotoGP yang digelar tahun lalu.
Baca Juga: Angka Stunting Loteng 9,81 Persen, Ini 5 Kecamatan dengan Kasus Tertinggi
Dana tersebut dibagi antara ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), masing-masing sebesar Rp 36.261.900 untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Vice President Destination Management ITDC Nurhadi Nugraha mengatakan, intervensi dilakukan secara terukur dengan melibatkan kader kesehatan serta tenaga gizi dari Puskesmas Kuta.
“Kami melakukan pemantauan berkala setiap minggu untuk memastikan efektivitas intervensi gizi ini. Program dirancang selama 56 hari bagi balita dan 120 hari bagi ibu hamil,” ungkapnya, Minggu (19/4).
Baca Juga: Empat Anak Stunting di Lombok Tengah Disorot Gubernur Iqbal
Monitoring pertengahan April 2026 menunjukkan tren positif. Ia mengatakan berat badan rata-rata ibu hamil meningkat dari 44,24 kilogram menjadi 45,26 kilogram pada minggu kedua.
Balita underweight juga mengalami kenaikan berat badan rata-rata dari 7,72 kilogram menjadi 8,1 kilogram.
Upaya ini sejalan dengan kerja Pemkab Lombok Tengah dalam mengejar target penurunan stunting nasional. Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengapresiasi kolaborasi ITDC dan MGPA di kawasan Mandalika.
Nursiah mengatakan, pemkab terus melakukan upaya masif di seluruh desa untuk menekan angka stunting melalui program pendampingan keluarga dan penguatan posyandu.
Baca Juga: Dapur MBG di Lombok Tengah Ini Gunakan IPAL Standar ISO
“Progres penurunan angka stunting di Lombok Tengah terus menunjukkan tren menggembirakan. Kami mengapresiasi pihak-pihak seperti ITDC yang turut mengambil peran konkret,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah kini fokus pada intervensi spesifik dan sensitif, termasuk memastikan asupan gizi serta akses air bersih bagi keluarga berisiko stunting.
“Langkah ITDC menggunakan dana amal MotoGP ini adalah contoh sinergi pariwisata dan kemanusiaan yang sangat baik. Kami berharap langkah ini menular ke sektor lain demi mencapai target Zero Stunting di Lombok Tengah,” tutup Nursiah.
Editor : Akbar Sirinawa