LombokPost-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) resmi memasuki Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025-2026. Melalui rapat paripurna, DPRD menyepakati delapan agenda prioritas.
Wakil Ketua I DPRD Loteng Lalu Muhammad Ahyar mengatakan, rangkaian agenda itu merupakan bentuk komitmen dewan dalam mengawal pemerintahan yang efektif. Fokus utama kali ini tidak hanya pada urusan administratif, tetapi juga menyentuh perlindungan hak masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.
“Masa persidangan ini sangat padat. Kita akan menggodok regulasi mulai dari pencegahan pernikahan anak, perlindungan kesenian daerah, hingga pemberian insentif investasi untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah kita,” ujar Ahyar, Senin (11/5).
Baca Juga: Layanan Publik Lombok Tengah Diperkuat, DPRD Setujui Perubahan Kedua Perda Nomor 6 Tahun 2016
Beberapa poin yang masuk dalam daftar pembahasan adalah empat ranperda strategis. Di antaranya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Langkah itu dilakukan guna memastikan kehadiran investor di Gumi Tatas Tuhu Trasna sejalan dengan kesejahteraan tenaga kerja lokal.
Selain itu, dewan juga akan fokus pada fungsi penganggaran dengan mulai membahas Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2027, serta penyesuaian APBD Perubahan 2026.
Pimpinan DPRD juga memberikan apresiasi kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh jajaran perangkat daerah atas kerja sama selama Masa Persidangan Kedua.
Baca Juga: DPRD Lombok Tengah Tekan Pemda Kejar PAD Rp 900 Miliar!
“Semoga pada Masa Persidangan Ketiga ini, kita semua dapat terus bekerja secara optimal, menjaga kemitraan yang harmonis dan konstruktif, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Lombok Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.
Wakil Bupati Loteng M Nursiah memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil pihak legislatif. Menurutnya, keselarasan antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci percepatan pembangunan daerah.
“Kami menyambut sangat positif delapan agenda strategis yang telah disusun rekan-rekan di DPRD. Terutama terkait inisiatif regulasi sosial seperti pencegahan pernikahan anak dan perlindungan seni budaya, ini sangat sejalan dengan visi misi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,” kata Nursiah.
Mantan Sekda Loteng itu menekankan pemerintah kabupaten siap mendukung seluruh rangkaian Masa Persidangan Ketiga.
“Sinergi yang harmonis ini harus terus kita jaga. Kami di eksekutif siap bekerja sama, agar setiap produk hukum dan kebijakan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Tengah,” pungkasnya.
Editor : Akbar Sirinawa