LombokPost-Aura dan fanatisme ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP Indonesia 2026, bersiap kembali menghentak Ibu Kota Jakarta.
Penyelenggara memastikan agenda peluncuran resmi musim ini akan diboyong ke Jakarta, setelah dua tahun terakhir konsisten menyapa publik di Kota Mataram, NTB.
Langkah strategis ini diambil menyusul koordinasi intensif antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Ikatan Motor Indonesia (IMI), serta holding BUMN pariwisata, InJourney. Tujuannya, menyalakan kembali gairah dan atmosfer fanatisme MotoGP di pusat episentrum nasional.
“Sangat mungkin di Jakarta, seperti awal peluncuran pertama MotoGP hadir,” ungkap Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka.
Baca Juga: Dampak MotoGP Mandalika Tembus Rp 4,96 Triliun, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Terserap!
Gelaran MotoGP Mandalika tahun ini dipastikan bakal jauh lebih emosional bagi masyarakat Indonesia.
Sirkuit Internasional Mandalika tidak lagi sekadar menjadi panggung bagi pembalap dunia asal luar negeri. Tahun ini, local hero kebanggaan tanah air, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, dipastikan ikut balapan.
“Meski di kelas berbeda, tetap menjadi rangkaian dalam ajang MotoGP. Tapi paling tidak ini menandakan proses berdirinya Sirkuit Mandalika hingga hari ini bisa melahirkan pembalap nasional ke pentas dunia,” kata Troy.
Bagi ITDC, kemunculan talenta lokal di kancah internasional menjadi hasil dari pembangunan proyek strategis nasional di Lombok Tengah. “Ini menjadi bukti investasi jangka panjang berdirinya Sirkuit Mandalika,” tambah Troy.
Baca Juga: ITDC Alokasikan 363 Hektare Kawasan Hijau di The Mandalika
Mengenai target penonton yang akan memadati sirkuit, penyelenggara mengaku tidak ingin mematok angka muluk-muluk. Target resmi masih digodok bersama Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP.
Meski demikian, jika berkaca pada sukses tahun lalu yang berhasil menyedot hingga 125 ribu penonton, penyelenggara optimistis angka itu bisa naik beberapa persen.
“Panitia akan koordinasikan lagi dengan Dorna berapa angkanya. Tapi yang jelas angkanya tidak akan mengawang-awang,” cetus Troy.
Optimisme serupa juga disampaikan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola. Mantan pembalap nasional ini menilai target di atas 120 ribu penonton sangat rasional, apalagi dengan adanya efek kejut dari kehadiran pembalap Indonesia di sirkuit rumah sendiri.
Keberadaan Veda Ega Pratama dan Mario Aji diharapkan mampu melecut motivasi pembalap lokal lainnya untuk menembus ketatnya persaingan dunia dan berdiri di podium tertinggi. “Saya optimis MotoGP tahun ini akan jauh lebih baik,” tandas Ananda.
Editor : Kimda Farida