Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peringati Harganas 2026, Pathul Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Lestari Dewi • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:39 WIB
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri memimpin upacara peringatan Harganas ke-33 tahun 2026 di halaman kantor bupati, Senin (29/6).
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri memimpin upacara peringatan Harganas ke-33 tahun 2026 di halaman kantor bupati, Senin (29/6).

 

​Lombok Post – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lombok Tengah (Loteng) menggelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman kantor bupati, Senin (29/6).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, kader Keluarga Berencana dan Forum Anak.

​Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar seremonial tahunan.

Baca Juga: Pathul-Nursiah Mau Berutang Lagi, DPRD Wanti-wanti Masih Ada Sisa Utang Rp 113 Miliar

Momentum ini merupakan pengingat penting bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, berkarakter dan berdaya saing.

​"Ketahanan keluarga menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Keluarga harus hadir sebagai ruang pertama dalam membentuk anak yang sehat secara fisik, cerdas, berkarakter, serta memiliki ketahanan mental dan spiritual," ujar Pathul, Senin (29/6).

​Pathul menjelaskan, penguatan keluarga harus dimulai dari aspek kesehatan, pendidikan karakter, serta pola pengasuhan berkualitas yang melibatkan peran aktif kedua orang tua. 

Menurutnya, tanggung jawab membangun keluarga berkualitas tidak hanya berada di pundak ibu, tetapi juga membutuhkan kehadiran emosional seorang ayah, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Baca Juga: Wabup Loteng Sebut Pinjaman Rp 200 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

​Kehadiran utuh orang tua dinilai krusial untuk membentengi anak dari berbagai dampak negatif lingkungan, seperti kekerasan remaja, perundungan, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga kecanduan gawai. 

"Jangan sampai pola pikir dan ruang imajinasi anak-anak kita dikuasai sepenuhnya oleh gawai. Rumah harus menjadi tempat paling aman, nyaman, dan dirindukan," tambahnya.

​Guna mendukung hal tersebut, pemkab Loteng berkomitmen terus mendorong program pembangunan keluarga melalui penguatan layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. 

Langkah ini diharapkan berkontribusi langsung pada penurunan risiko stunting dan peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Baca Juga: Mengangkat Tema Time Travel, Drama Pendek China "Sekelas sama Orang Tua 2" Sukses Curi Perhatian Penonton

​"Pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang megah, tetapi juga dari kualitas keluarga yang melahirkan generasi penerus," pungkas Pathul. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#fondasi utama #keluarga #Harganas #Bupati Loteng #Lalu Pathul Bahri