Atmosfer Sirkuit Internasional Mandalika kian memanas menjelang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Round 4 pada Agustus mendatang. Di tengah deru mesin dan riuh dukungan penggemar, nama Felix Putra Mulya mencuri perhatian. Rookie berbakat ini siap menjalani debut di “kelas para raja” bersama MS Glow For Men Racing.
----
DERU mesin sepeda motor meraung, memecah terik udara pesisir Lombok Tengah. Dari area paddock Yamaha, aroma bahan bakar balap menyeruak. Suara penonton yang memadati pit lane Sirkuit Internasional Mandalika menambah riuh suasana.
Di tengah atmosfer menyambut ARRC 2026 seri Mandalika, perhatian publik tertuju pada satu sosok. Bukan pembalap senior yang hilir mudik, melainkan remaja berparas ramah yang dikerumuni puluhan penggemar. Remaja itu Felix Putra Mulya.
Baca Juga: Felix Putra Mulya Curi Perhatian Pitwalk MRS 2026
Felix menjadi sensasi baru yang hangat diperbincangkan di Bumi Gora. MS Glow For Men Racing menunjuk pemuda kelahiran 30 Juni 2007 itu sebagai pembalap pengganti Dimas Ekky Pratama di kelas SuperSports 600cc (SS600).
Penunjukan yang diumumkan melalui akun Instagram @asiaroadracing itu bukan sekadar menambal skuad. Keputusan itu juga menjadi sinyal regenerasi pembalap Indonesia di kancah internasional.
Suasana semakin hidup saat sesi pit walk berlangsung. Anak-anak hingga orang dewasa berdesakan memanggil namanya. “Felix! Foto dulu, Felix!” teriak salah seorang warga Lombok Tengah di tengah kerumunan.
Baca Juga: ARRC 2026 Siap Guncang Mandalika Awal Agustus
Felix melayani serbuan penggemar dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya. Sesekali dia melambaikan tangan dan menyapa warga Lombok yang lantang memberikan semangat.
“Sensasinya luar biasa, berlaga di hadapan publik sendiri selalu memberi energi berbeda,” tutur pemuda muslim berusia 19 tahun itu penuh antusias.
Menembus kelas SS600 bukan perkara mudah. Kelas yang dikenal sebagai kelas para raja itu menuntut kekuatan fisik tinggi. Motor 600cc jauh lebih berat dan bertenaga dibandingkan motor kelas pembinaan 150cc hingga 250cc yang biasa ditaklukkannya.
Gaya balap Felix yang dikenal agresif, taktis, dan terukur akan diuji pada level berbeda. Untuk menghadapi tekanan saat melibas tikungan cepat Mandalika, pembalap berjuluk Si Bangau Putih itu telah menggembleng fisiknya. Dia fokus memperkuat otot leher, bahu, dan menjaga daya tahan tubuh.
“Persiapan ya fokus latihan, kerja keras, dan jaga stamina,” cetus pemuda asal Bogor itu.
Mental tangguh Felix tidak terbentuk dalam semalam. Pemuda yang kini berpacu di FIM World Sportbike (WorldSSP300) bersama ProGP NitiRacing itu mengawali karier sebagai atlet motocross pada 2017 di kelas 65cc. Fisik dan keterampilan dari lintasan tanah menjadi modalnya menembus balapan aspal.
Baca Juga: Cegah Banjir Lumpur, Irigasi Mandalika Mulai Dibenahi
Pengalaman bertandingnya terus bertambah. Dia menjuarai Yamaha Sunday Race (YSR) 2019 bersama YR15CI Bogor. Felix juga menjuarai Jabar Open Race Seri 2 di Sentul pada 2020 dan meraih podium tertinggi Oneprix 2023.
Kepiawaiannya menunggangi sepeda motor kembali terbukti saat menjuarai kelas 250cc National Sport pada putaran keempat Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series (MRS).
Kini, berbekal pengalaman dan dukungan publik Lombok, Felix menatap debutnya di kelas SS600 ARRC 2026 dengan optimistisme tinggi. Di atas aspal Mandalika, Si Bangau Putih siap mengepakkan sayap lebih tinggi dan membawa nama Indonesia di panggung Asia.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post