Investor Berdatangan, Infrastruktur Mandalika Perlu Diperkuat

Lestari Dewi • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB
INVESTASI BARU: Puluhan penonton MotoGP Mandalika 2026 bersantai di area UMKM eksklusif di area The Pit Stop, Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.
INVESTASI BARU: Puluhan penonton MotoGP Mandalika 2026 bersantai di area UMKM eksklusif di area The Pit Stop, Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

 

LombokPost - Gelaran MotoGP Mandalika 2026 semakin menarik minat investor untuk mengembangkan kawasan pariwisata Mandalika, Lombok Tengah (Loteng). Sejumlah proyek investasi, mulai dari pembangunan hotel dan vila hingga fasilitas rekreasi, disiapkan untuk memperkuat daya tarik kawasan.

Chairman MotoGP Mandalika 2026 Troy Reza Warokka mengungkapkan, minat investasi itu muncul di tengah meningkatnya jumlah pengunjung MotoGP dari tahun ke tahun.

Bahkan, investor telah datang langsung untuk menyatakan komitmen memulai proyek pada Desember mendatang, meski masih mengharapkan dukungan pengembangan infrastruktur di sekitar kawasan.

“Ini menjadi tantangan tersendiri, tetapi sekaligus menunjukkan besarnya dampak penyelenggaraan MotoGP terhadap perekonomian,” ungkap Troy kepada wartawan di Pullman Lombok, Selasa (27/10).

Baca Juga: Pemkab Lombok Tengah Jaga Lahan Pangan di Tengah Geliat Investasi

Selain mendongkrak sektor perhotelan, magnet MotoGP sukses memikat para investor domestik maupun mancanegara. Troy menyebutkan, investor asal Spanyol mulai masuk dengan mengembangkan vila dan hotel baru untuk memperkuat fasilitas akomodasi yang ada.

Sejumlah proyek pariwisata kini disiapkan untuk memperkaya daya tarik KEK Mandalika. Antara lain, pembangunan mini sirkuit di atas lahan tiga hektare, pengembangan Niti Villa seluas 2,5 hektare, serta proyek Safari Villa yang segera rampung.

Baca Juga: Dewan Lombok Tengah Yakin Target Pajak MotoGP Mandalika Bisa Tercapai

Proyek lainnya mencakup pembangunan 18 unit Circuit Villa hingga proyek rekreasi air Wake Park Lagoon yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2027. Bahkan, sejumlah investor menyatakan komitmennya tanpa ragu untuk segera merealisasikan proyek mereka dalam waktu dekat.

“Hari ini (Selasa, red) saja tanpa ada undangan, investor kami datang langsung memberikan apresiasi dan menyatakan komitmennya untuk mulai bergerak pada Desember mendatang. Namun tentu mereka memohon dukungan pengembangan fasilitas infrastruktur di sekeliling area,” jelas Troy.

Meski investasi kian deras, Troy menegaskan bahwa pertumbuhan kawasan harus tetap berjalan beriringan dengan standar keamanan penonton dan pemenuhan infrastruktur dasar, khususnya ketersediaan air bersih. “Ini juga harus diperhatikan, air bersih, listrik dan sebagainya,” cetus Troy.

Troy menambahkan, kesuksesan gelaran MotoGP serta masuknya gelombang investasi ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh dari Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah, serta seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Investor Global Ikut Membangun Mandalika, Okupansi Hotel Saat MotoGP 2026 Tembus 100 Persen

Terpisah, Wakil Bupati Loteng M Nursiah menyambut baik momentum ini dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran investasi serta pelayanan publik yang optimal demi kenyamanan wisatawan dan investor yang hadir di Lombok.

Saat ini, Pemkab sedang mempercepat langkah strategis untuk menarik minat investor dengan menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi. Regulasi baru ini dirancang untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

Baca Juga: Kisah Sukses Sutami, Peternak Asal Jelantik Pemenang Kontes Sapi Lombok 2026

“Raperda ini membahas tiga strategi utama, yaitu penyederhanaan proses perizinan usaha, penyediaan informasi investasi yang transparan, serta pemberian insentif fiskal yang signifikan,” terangnya. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
investasi Investor Infrastruktur MotoGP Mandalika Mandalika