Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pj Wali Kota Bima Target Bangun Industrialisasi Bawang dan Hadirkan Docking Kapal

Redaksi Lombok Post • Senin, 2 Oktober 2023 | 23:25 WIB
Muhammad Rum
Muhammad Rum
LombokPost
-Penjabat Wali Kota Bima, Mohammad Rum memastikan akan mengatasi semua hal di Kota Bima. Terutama soal krisis air bersih yang merupakan bencana alam tahunan yang kerap dikeluhkan warga.
 
"Pertama, mengatasi masalah air bersih. Ini harus diselesaikan karena menyangkut hajat hidup orang banyak," kata dia, kemarin.
 
Selain atasi krisis air bersih, Mohammad Rum juga akan menghadirkan industrialisasi bawang goreng di Kota Bima. Keinginan ini didasari atas rasa prihatinnya terhadap kondisi petani bawang. 
 
Karena selama ini, mereka terkadang harus menerima kenyataan bawang busuk, lantaran over produksi atau ketinggalan diserap oleh pengepul. Lain hal jika nanti ada pabrik pengolahan, bawang petani yang tak terjual bisa diolah jadi bawang goreng, lalu dijual di pasaran dengan harga normal.
 
"Akan kita upaya hadirkan. Jika gak selesai sampai saya di sini, iya paling tidak saya meletakan dasar terkait pengolahan," bebernya.
 
Selanjutnya, Mohammad Rum juga akan berupaya menghadirkan docking kapal di sekitar Pelabuhan Bima. Guna mewujudkan keinginan itu, dalam waktu dekat ia pastikan akan mencari investor untuk menjalin kerja sama.
 
"Orang NTB dan NTT selama ini, kalau mau doking kapal harus ke Surabaya. Kalau ada di sini nanti, orang NTT dan lombok akan datang docking kapalnya di Kota Bima dan itu lumayan untuk raup PAD," tandasnya.
 
Kemudian pada program lain, dia memastikan bakal menata wajah Kota Bima agar lebih kelihatan indah dan bersih. Sehingga tidak ada lagi sampah berserakan yang dapat mengganggu pemandangan kota. "Kita pastikan sampah tidak lagi berserakan di Kota Bima. Pokoknya harus bersih dan berikan kenyamanan," katanya.
 
Selanjutnya, Mohammad Rum juga berjanji akan mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Agung. Icon kebanggaan warga Kota Bima itu dipastikan akan segera dituntaskan, paling lambat pada tahun 2024 nanti.
 
"Paling lambat pada tahun 2024, pembangunannya sudah selesai. Karena  anggaranya juga tinggal sedikit, sisa Rp 16 miliar," tuturnya.
 
Selain itu, dia juga akan membangun tempat joging di sekitar kawasan Pantai Amahami. Sehingga usai solat berjama'ah di Masjid Terapung, warga bisa isi waktu untuk olahraga sebelum kembali ke rumah.
 
"Sehingga nanti, di sana warga tidak hanya datang solat, tapi juga bisa sekaligus joging," tandasnya. (gun/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post
#Wali Kota Bima #Muhammad Rum #Industrialisasi