LombokPost--PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dan tegas dalam merespons kelangkaan LPG 3 kg atau gas melon di Kabupaten Sumbawa.
Kelangkaan LPG 3 kg ini diketahui terjadi akibat tersendatnya distribusi dari salah satu agen resmi, yakni PT BMB, selama lebih dari tiga minggu terakhir.
Situasi ini memicu keluhan dari masyarakat serta aksi protes dari 116 pangkalan LPG 3 kg yang terdampak langsung.
Mereka menuntut kejelasan distribusi yang dinilai terganggu akibat masalah internal di tubuh agen tersebut.
Baca Juga: Pertamina Peduli Salurkan Paket Sembako dan LPG untuk 7.676 KK Korban Banjir Mataram
Menanggapi kondisi ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, melalui tim Sales Area Klaster Sumbawa, langsung melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan penyebab kelangkaan dan mencari solusi distribusi secepat mungkin.
"Setelah kami evaluasi, agen PT BMB saat ini memang sedang dalam masa pembinaan karena ada pelanggaran distribusi dan masalah internal. Untuk itu, operasionalnya kami hentikan sementara," jelas Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Selasa (15/7).
Sebagai bentuk mitigasi, Pertamina memastikan distribusi LPG 3 kg di Sumbawa tetap berjalan dengan pengalihan pasokan melalui agen lain. Langkah ini diambil agar masyarakat tetap dapat memperoleh LPG subsidi dengan harga dan jalur resmi.
"Kami menjamin distribusi tetap aman. Jika hingga satu bulan ke depan permasalahan agen ini belum tuntas, maka seluruh pangkalan di bawah naungannya akan diadopsi oleh agen lain yang telah ditunjuk," lanjut Ahad.
Baca Juga: Pertamina Siapkan 145.560 Tabung LPG 3 Kg Tambahan untuk Long Weekend Tahun Baru Islam di NTB
Pertamina juga memastikan bahwa pasokan LPG 3 kg untuk wilayah Sumbawa masih dalam kondisi aman dan akan terus dikawal agar tidak terjadi kekosongan yang merugikan masyarakat.
Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi pelanggaran, penimbunan, atau penyalahgunaan LPG subsidi melalui Call Center 135.
"Dengan keterlibatan masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah daerah, kami optimistis pasokan LPG 3 kg di Sumbawa tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tutupnya.
Baca Juga: Masyarakat Teriak LPG 3 Kilogram Masih Langka di Pasaran
Langkah cepat Pertamina ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga distribusi energi yang merata dan tepat sasaran, khususnya untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah yang sangat bergantung pada LPG 3 kg.
Editor : Kimda Farida