LombokPost-Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah melantik dan mengambil sumpah 165 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru.
Sebanyak 159 aparatur dari formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 dan enam lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dari jumlah tersebut, 132 orang ditempatkan pada jabatan fungsional, sedangkan 27 orang mengisi jabatan pelaksana. Mereka resmi berstatus sebagai PNS setelah menyelesaikan masa percobaan selama satu tahun serta mengikuti seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan dasar.
Bupati KSB Amar Nurmansyah mengatakan, keberadaan aparatur baru harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Para ASN tidak hanya dituntut mengejar jenjang karier, tetapi juga harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Silakan kelola manajemen masa depan dengan baik, dan tidak melanggar etika sebagai PNS,” kata Amar, Selasa (9/6).
Dia menekankan pentingnya aparatur sipil negara memahami dan mematuhi kode etik serta berbagai ketentuan yang berlaku. "Kesempatan untuk mengembangkan kapasitas diri terbuka lebar, namun integritas dan marwah korps harus tetap dijaga demi mempertahankan kepercayaan publik," jelasnya.
Baca Juga: Pemda Sumbawa Barat Siapkan Rp 16 Miliar untuk Renovasi Pasar Tana Mira
Menurut Amar, ASN dituntut bekerja secara adaptif, responsif, dan solutif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Karena itu, profesionalisme dan etika menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari tugas sebagai aparatur negara," pesan dia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB Agusman mengingatkan para pegawai yang baru dilantik agar menempatkan daerah tersebut sebagai tempat mengabdi, bukan sekadar persinggahan sementara.
"Para PNS baru harus menunjukkan kinerja dan dedikasi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Pariri Lema Bariri. Jangan jadikan Sumbawa Barat tempat transit saja," tegasnya.
Editor : Jelo Sangaji