SELONG-Warga Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga tak perlu lagi ke Selong untuk dapat menikmati Taman Tugu. “Hampir semua pemuda dari Kecamatan Suralaga ngumpulnya di sini,” kata Sekdes Bagik Payung Muliadi pada Lombok Post, kemarin (13/1).
Taman itu dibangun di atas bekas lapangan umum. Lapangan umum Bagik Payung itu kini telah dipindahkan ke tanah pecatu desa. Anggaran membuat taman tugu digelontorkan dari dana desa 2019 Rp 144 juta. “Tahun ini kita anggarkan lagi untuk penyempurnaan,” terangnya.
Selain untuk memberikan fasilitas rekreasi bagi masyarakat, taman juga dibangun untuk mengembangkan PKL. Setiap malam, banyaknya muda-mudi yang berkumpul di sana, mengundang banyak PKL. Lokasi taman yang tepat terletak di depan kantor desa juga sangat strategis.
Bentuknya juga tak kalah menarik dengan taman di Selong. Sekretaris Camat Suragala Ahmad Subhan mengapresiasi pembangunan yang dilakukan Pemdes Bagik Payung.
Menurutnya, pembangunan tersebut sebagai upaya membangun desa yang terkesan maju. Tidak hanya nampaknya, tapi dapat mengakomodir kebutuhan remaja.
Menurutnya, selama ini pemuda Suralaga selalu cari tempat nongkrong jauh ke Selong. “Sekarang taman ini tak kalah menarik dengan yang ada di Kota,” kata Subhan. (tih/r5)
Editor : Redaksi Lombok Post