Harianto menerangkan, secara teknis, hanya tempat yang berganti. Namun tim pengawas tetap seperti sebelumnya. Karena rumah sakit rujukan penanggulanan virus korona yang ditunjuk adalah RSUD Selong. “Dipindah ke sana biar lebih luas,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, pasien rujukan dari puskesmas tetap akan dibawa ke RSUD Selong terlebih dahulu. Kemudian setelah sampel diambil, jika termasuk dalam PDP, baru dibawa ke tempat isolasi di RSUD Labuhan Haji.
Sampai saat ini, terdapat sebanyak tiga orang yang sudah masuk dalam daftar PDP di Lotim. Tiga pasien ini yang sudah diduga dan sampelnya dikirim ke pusat. Terakhir, adalah pasien dari Malaysia yang sampai saat masih diisolasi. “Kondisi pasien sudah sehat dan bisa pulang. Tinggal menunggu hasil labnya saja,” terangnya.
Sementara itu, dua orang PDP lainnya adalah pasien dari India dan Keruak. Sebelumnya, beberapa pasien juga telah ditangani RSUD Selong. Terakhir pasien yang merasa memiliki gejala dari Pringgabaya. “Pasien yang datang kemarin sudah pernah ke sini. Sudah pulang,” jelasnya.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lotim Iswan Rakhmadi menerangkan, pemindahan ruang isolasi ke RSUD Labuhan Haji sudah disepakati. Ia menerangkan, banyak faktor yang menyebabkan keputusan itu diambil. “Luas dan lebih aman di sana,” kata Iswan. (tih/r5) Editor : Administrator