Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sudah Diresmikan, RSUD Patuh Karya Lotim Belum Bisa Beroperasi

Rury Anjas Andita • Rabu, 30 Juni 2021 | 12:00 WIB
SEREMONY: PT Scuto Indonesia resmi membuka cabang di jalan Sriwijaya, Mataram. Ditandai dengan gunting pita oleh direksi, Kamis (14/2)
SEREMONY: PT Scuto Indonesia resmi membuka cabang di jalan Sriwijaya, Mataram. Ditandai dengan gunting pita oleh direksi, Kamis (14/2)
SELONG-Setelah cukup lama melakukan persiapan, akhirnya Pemkab Lotim resmi mengganti status Puskesmas Plus Keruak menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Patuh Karya. Rumah sakit tipe D itu diresmikan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, Selasa (29/6).

“Rumah sakit ini akan melayani 291.923 jiwa warga yang berada di Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra, Sakra Barat, dan Sakra Timur,” kata Sukiman.

Kendati sudah diresmikan, rumah sakit tersebut belum bisa beroperasi. Karena harus mempersiapkan visitasi untuk mendapatkan izin operasional. Pihaknya juga akan terus melakukan pembenahan. Terutama beberapa fasilitas kesehatan yang masih kurang.

Bupati Lotim dua periode itu  meminta kepada pemerintah provinsi untuk membantu kelancaran izin operasional. Sehingga rumah sakit tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Pelan tapi pasti, kita juga akan melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan rumah sakit ini untuk memaksimalkan pelayanan,” jelasnya.

Sukiman juga memaparkan rencana pembangunan rumah sakit tipe D lainnya di Lenek dan Masbagik pada tahun mendatang. Saat ini, dengan sudah adanya RSUD Patuh Karya, Lotim memiliki tiga rumah sakit pemerintah, tiga rumah sakit swasta, 35 Puskesmas, 81 Pustu, 244 Polindes, 1939 Posyandu Keluarga, dan 16 Klinik Swasta.

Wagub Lotim Hj Siti Rohmi Djalilah mengapresiasi upaya Pemkab Lotim dalam meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan kebutuhan melihat jumlah penduduk Lotim yang terbayak di NTB.

Seiring dengan meningkatnya faskes, wagub berharap pemerintah juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat. “Saya melihat SDM sudah bagus. Tinggal bagaiman meningkatkan kualitas pelayanan,” pesan mantan Ketua DPRD Lotim itu. (tih/r8) Editor : Rury Anjas Andita
#peresmian #RSUD Patuh Karya #Lombok Timur